BANDUNGFOOTBALL.COM –Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengeluarkan keputusan resmi terkait Kompetisi Liga 1 dan 2 2020 melalui surat keputusan bernomor 48/SKEP/III/2020.
Surat yang ditandatangani oleh ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule itu memiliki enam poin penting, termasuk soal gaji para pemain masing-masing klub peserta.
Dalam poin kedua, peserta Liga 1 dan 2 dapat mengajukan perubahan kontrak kerja yang telah ditandatangani, disepakati antara klub dan pemain, pelatih dan official atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.
Kondisi tersebut membuat mantan bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto harus mengandalkan bisnis sampingannya di luar lapangan hijau.
Pemain yang kini berseragam Bhayangkara FC itu mengaku memiliki bisnis kontrakan di daerah Tangerang Selatan guna menutupi pemasukan yang berkurang selama kompetisi vakum.
“Bisnis yang berjalan tidak ada. Tapi lebih ke properti saja, seperti kontrakan ada beberapa. Kalau situasi seperti sekarang saya tidak persiapkan sebelumnya untuk bisnis berjalan,” ucap Jupe, Bandungfootball.com lansir dari laman CNNIndonesia, Rabu (1/4/2020).
Di sisi lain, kini umat muslim tak lama lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelumnya, Jupe mengaku memiliki pemasukan tambahan yang digarap oleh sang istri saat menjelang Hari Raya Idul FItri.
Akan tetapi, bisnis tersebut terhalang akibat wabah virus corona. Menurut Jupe, situasi saat ini cukup sulit untuk mendapatkan bahan baku, serta larangan berkumpul, membuat bisnis kue kering urung dilakukan.
“Biasanya dua bulan sebelumnya sudah mulai promosi, dibuatnya pas Ramadan terus dikirim pas puasa mau lebaran. Rutin yang pegang istri sama adik dan kakaknya. Tapi karena situasinya seperti ini, promosi saja belum jalan,” papar Jupe.
“Pembuatan kue butuh bahan, harus beli ke sana-sini tidak mudah sekarang. Pembuatan kue butuh orang banyak kumpul. Kan lagi tidak boleh kumpul,” kata mantan bek Persib itu.
Bukan hanya sisi ekonomi, Jupe menganggap dampak yang dirasakan dengan tidak adanya kompetisi juga memberi pengaruh terhadap psikologis.
“Dampak dalam waktu dekat ini yang berasa ke psikologi. Kita biasa ada aktivitas setiap hari latihan, setiap minggu kita main pergi ke mana. Tiba-tiba sekarang di rumah tanpa ada kepastian kapan wabah ini selesai.”
“Kalau mikir kapan mulai liga ada rasa bosan. Tapi mau tidak mau harus tetap dilakukan. Rasanya bosan, rutinitas yang biasanya sibuk harus berhenti total,” ucap Jupe.
Achmad Jufriyanto yakin PSSI akan mengambil langkah terbaik untuk pemain agar tidak benar-benar vakum dari sepak bola jika kompetisi disetop satu musim.
BACA JUGA:
Kompetisi Terhenti Lama, Gelandang Persib Rasakan Sedikit Keanehan
Tim Pelatih Persib Minta Pemain Berlomba-lomba Kirim Video Latihan
(1 April 2018) Debut Duet Joni-Eze di Laga Kontra Sriwijaya FC


Discussion about this post