BANDUNGFOOTBALL.COM –Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, blak-blakan membicarakan masalah yang terjadi di tubuh PSSI. Hal itu diungkapkannya kepada media asal Korea Selatan, Naver Sports, yang dilansir pada Kamis (18/6/2020).
Shin Tae-yong didatangkan untuk menggantikan Simon McMenemy pada Januari 2020. Namun setelah enam bula berkecimpung di dunia sepak bola Indonesia, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu mengaku kecewa dengan PSSI.
Menurutnya, PSSI tidak konsisten dalam memegang janji dan menyusun kebijakan untuk Timnas Indonesia.
Bahkan Tae Yong juga mengomentari terkait mundurnya sosok Ratu Tisha dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI.
“PSSI sering berganti pengurus dan kebijakannya. Sekretaris Jenderal, (Ratu) Tisha yang berkemampuan besar dan sangat disukai oleh masyarakat pun keluar secara tiba-tiba pada April lalu,” ujar Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga menyinggung attitude Idra Sjafri yang sempat tak merasa bersalah setelah pulang lebih dulu dari pemusatan latihan tanpa izin.
“PSSI meminta merekomendasikancoachlokal (Indra Sjafri) dan saya terima saja. Akan tetapi, setelah selesai TC Thailand,coachlokal tersebut pulang saja tanpa izin,” singgungnya.
“Meetinghari esoknya saya ingin memaafkan jika dia mengaku kesalahanya, tetapi malah kelakuannya seolah-olah tidak salah apa-apa.”
“Kemudian Ketua Umum PSSI, purnawirawan perwira tinggi Polri, memanggil saya untuk bertemu.”
Shin Tae-yong juga heran mengapa Indra Sjafri tiba-tiba menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI.
“Dua bulan kemudian,coachyang tadinya dikeluarkan menjadi berjabat sebagai Direktur Teknik (PSSI),” ungkap Tae Yong.
Tak hanya itu, media asal Korea Selatan juga menyoroti pemotongan gaji Shin Tae-yong secara sepihak akibat wabah virus corona (Covid-19). Terlebih, PSSI juga telat membayar gaji pelatih pelatih berusia 65 tahun itu.
Dalam kesempatan yang sama, Shin Tae-yong menyarankan agar PSSI fokus membawa sepak bola Indonesia maju dan lebih transparan.
“PSSI harus fokus kepada sepakbola. Negara-negara yang sepak bolanya maju itu masyarakat lebih mengetahui tentang federasi secara transparan,” tandasnya.
BERITA TERKAIT
Latihan Mandiri, Kapten Persib Manfaatkan Lahan Kosong
‘Adi-Lanceuk’ Diklaim Jadi Aset Berharga Persib
Dado: Ini Semua Harapan Pemain yang Lain


Discussion about this post