BANDUNGFOOTBALL.COM – Mantan pemain Persib Bandung, Atep menilai keputusan penundaan lanjutan Liga 1 2020 yang awalnya dijadwalkan akan bergulir Pada 1 Oktober, kurang adil.
Jika patokan pihak kepolisian menunda kompetisi dengan alasan bakal mendatangkan massa yang banyak, kontestasi Pilkada serentak 2020 juga sama-sama berpotensi membuat kerumunan.
Akan tetapi, bedanya Pilkada Serentak tahun ini tetap dilanjutkan. Sementara kompetisi sepak bola Tanah Air malah ditunda.
Padahal, PT LIB sebelumnya telah membuat aturan bahwa kompetisi bergulir tanpa penonton dan disertai protokol kesehatan yang cukup ketat. Apabila ada suporter yang nekat, maka klub tersebut dianggap kalah.
Atep sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Bandung dalam Pilkada tahun ini, mengklaim pemerintah seharusnya bisa adil.
“Saya sebagai pasangan calon (paslon) tentu harapannya harus adil ya buat pemerintah. Buat kepolisian memang walaupun di satu sisi ada alasan-alasan, tetapi saya berharap kompetisi tetap jalan karena memang tidak ada penonton, yang terpenting kan ada protokol kesehatannya,” ujar Atep, dilansir dari laman Bolanet, Senin (5/10/2020).
“Artinya, janganlah sepak bola diberhentikan karena alasan sesuatu, dan kenapa Pilkada terus jalan tapi sepak bola berhenti. Harapan saya sih Pilkada jalan, sepak bola juga harus jalan,” cetusnya.
Mantan Kapten Persib Bandung itu menyayangkan kompetisi harus ditunda. Sedangkan masih banyak pesepakbola yang mengandalkan rezeki dari kariernya di di dunia si kulit bundar.
“Saya insan sepak bola. Atlet-atlet ini kan berpangku tangannya di sepak bola, mencari nafkahnya di sepak bola. Ketika ini diundur lagi, diundur lagi, tidak ada kejelasan, tentu saya juga merasakan harus melakukan seperti apa,” singgung Atep.
“Saya juga sangat merasakan sebagai atlet bagaimana susahnya ketika sepak bola berhenti,” kata pemain yang akrab disapa Lord Atep itu.
BERITA TERKAIT
Liga 1 Ditunda, Wander Luiz Tak Bisa Berkata-kata
Persiraja Banda Aceh Terlanjur Sampai Jogja, PT LIB Dicap Konyol
Komentar Robert soal 6 Awak Persebaya Positif Covid-19


Discussion about this post