BANDUNGFOOTBALL.COM — Manajemen Persib Bandung menegaskan kesiapan pengamanan jelang laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang akan digelar pada Minggu, 11 Januari 2026. Pertandingan ini mendapat animo sangat besar dari Bobotoh.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyebut laga tersebut sebagai momen istimewa bagi pendukung Persib.
“Kami mengucapkan terima kasih atas animo yang begitu besar. Seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Wagub juga bahwa pertandingan menghadapi Persija ini kan hajatan dan lebarannya bobotoh,” ujar Adhitia.
Adhitia mengatakan kehadiran penuh Bobotoh di stadion menjadi tambahan energi bagi tim, namun tetap harus dibarengi dengan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan.
“Dan kami juga sudah menyampaikan berkali-kali bahwa kehadiran bobotoh di Stadion Penuh itu menjadi tenaga tambahan dan membuktikan bahwa ini juga bisa memberikan semangat lebih bagi tim untuk bisa memenangkan pertandingan. Jadi kami sangat berterima kasih, bersyukur juga, dan juga mengimbau tetap jaga keamanan, tetap jaga keselamatan bersama dan tetap ikuti aturan,” katanya.
Terkait penjualan tiket, Adhitia memastikan jumlahnya telah disesuaikan dengan rekomendasi kepolisian.
“Sesuai dengan kesepakatan kepolisian, kita sudah menjual di angka 26 ribu tiket,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, PT PBB melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
“Kita secara intensif komunikasi terus dengan komunitas juga, dengan teman teman tobias, dengan kepolisian juga. Kita tetap rapat juga kita menyampaikan beberapa masukan bahwa kalau bisa ada pengamanan lebih ketat di titik ini, segala macam. Kita juga menambah personal steward lebih banyak,” jelas Adhitia.
Selain itu, manajemen melibatkan komunitas suporter dan memantau media sosial.
“Kita juga melibatkan beberapa akun-akun komunitas untuk mengimbau dan mendorong teman-teman agar lebih aman, tenteram, dan tertip. Dan juga kita memantau terus sosial media untuk mengetahui potensi apa yang akan mungkin terjadi,” lanjutnya.
Terkait antisipasi kehadiran pendukung Persija Jakarta, Adhitia menegaskan koordinasi dilakukan bersama kepolisian dan pihak Persija.
“Antisipasi kita selalu lakukan dengan tim kepolisiannya, tetapi dari pihak PT yang kita bisa lakukan adalah kita berkomunikasi langsung dengan pihak Persija,” katanya.
“Kami secara personal juga sudah berkomunikasi dengan tim sekretaris mereka, meminta bantuan agar melakukan himbauan terus. Karena pada dasarnya ini kolaborasi inter unit, bahwa dari kepolisian, dari pihak Boboter juga, dan juga pihak PT. Kami juga berharap nanti teman-teman komunitas membantulah jika ditemukan ada potensi atau gerak gerik menuju ke sana, bisa dibantu untuk diingatkan dan dihubungkan kepada pihak terkait,” tutup Adhitia.


Discussion about this post