BANDUNGFOOTBALL.COM – Dikalahkan Bhayangkara FC 1-0 di depan Bobotoh, Kamis (31/5/18), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, menjadi tamparan bagi pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez.
Tanpa diperkuat 5 pemain intinya, permainan Persib diakui Gomez terasa hambar. Bahkan menurut penilaiannya, pertandingan melawan The Guardians menjadi pertandingan terburuk selama dirinya menukangi Persib. Usai laga, eks pelatih Johor Darul Takzim itu meminta maaf kepada Bobotoh dan meminta untuk tidak menyalahkan para pemainnya di lapang.
“Mungkin pemain yang jarang main belum percaya diri, mungkin mental juga. Tapi kita sudah terus bicara soal itu. Seperti saya, mungkin kalau saya diminta untuk main kemarin saya pasti akan lari, seperti itu seharusnya,” kata Soler, mewakili Mario Gomez, Jumat (1/6/18) malam, di Sport Jabar Arcamanik, seperti yang diberitakan laman Vikingpersib.co.id.
Musim pertamanya Mario Gomez menukangi Persib, dijelaskan Soler, pelatih berusia 61 tahun tersebut masih meraba-raba kekuatan timnya maupun kekuatan lawannya. Namun yang menyakitkan dari pertandingan kemarin menurutnya adalah, kekuatan Bhayangkara FC tidak lebih bagus dari Persipura Jayapura dan PSM Makassar.
“Lawan PSMS jadi motivasi tersendiri buat pemain karena ini pertandingan klasik untuk Bobotoh, ada sejarah panjang. Kita bisa turunkan lagi 11 pemain, tapi yang paling penting adalah fokus, jangan pikir yang kemarin, itu sudah lewat,” tutupnya.


Discussion about this post