BANDUNGFOOTBALL.COM — Gelandang Persib Bandung, Alfeandra Dewangga Santosa, berbagi cerita soal kondisi tim usai laga panas kontra Persija Jakarta, sekaligus menatap ambisi besar Maung Bandung di putaran kedua Super League 2025/2026.
Dewangga memastikan kondisinya kini berangsur membaik usai ditarik keluar di menit-menit akhir laga Derbi Indonesia. Menurutnya, masa libur menjadi momen penting untuk kembali menggenjot kebugaran fisik.
“Kondisi bagus, tapi setelah libur kita harus menaikkan kondisi fisik supaya bisa 100 persen lagi,” ujar Dewangga, saat diwawancarai.
Persib sendiri sukses menutup putaran pertama sebagai juara paruh musim, sebuah pencapaian yang dinilai Dewangga sesuai dengan target tim sejak awal kompetisi.
“Pasti sesuai, karena kita memang ingin juara lagi dan mencetak sejarah, tiga kali juara berturut-turut di Indonesia,” tegasnya.
Terkait momen dirinya ditarik keluar saat menghadapi Persija, Dewangga menjelaskan hal tersebut murni karena cedera yang ia rasakan setelah duel di menit akhir pertandingan.
“Cedera, karena di menit-menit akhir saya sempat duel sama Allano dan di situ saya merasa nyeri, jadi tidak bisa memaksakan diri. Tapi sekarang sudah pulih, alhamdulillah,” jelasnya.
Derbi melawan Persija juga meninggalkan kesan mendalam bagi Dewangga. Bermain di hadapan puluhan ribu Bobotoh di GBLA menjadi pengalaman emosional yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
“Gila banget sih, gila. Apalagi itu pertama kali buat saya. Menurut saya itu pertandingan paling gila dalam karier saya,” ucapnya antusias.
Menatap putaran kedua, Dewangga menegaskan seluruh pemain siap mengikuti arahan tim pelatih. Ia juga berharap siapapun pemain baru yang nantinya bergabung bisa cepat menyatu dengan tim.
“Persiapan khusus pasti ada. Kita tinggal ikuti arahan pelatih. Apalagi ada banyak rumor soal pemain baru, semoga nanti bisa cepat menyatu dan chemistry-nya langsung jalan,” katanya.
Dewangga juga menyinggung soal dipinjamkannya Hamra Hehanussa. Ia mengaku kehilangan, namun memahami keputusan tersebut demi perkembangan karier sang pemain.
“Pasti merasa kehilangan, apalagi kalau away dia sekamar dengan saya. Tapi sebagai pemain, dia butuh menit bermain. Semoga di tim barunya Hamra bisa dapat jam terbang lebih dan meningkatkan kualitasnya,” tutup Dewangga.


Discussion about this post