BANDUNGFOOTBALL.COM — Pelatih Persib, Bojan Hodak, akhirnya sukses kembali membawa Maung Bandung meraih gelar juara Liga 1 yang ke-3 kalinya. Meski pertandingan terakhir berakhir tanpa gol, hasil tersebut sudah cukup memastikan Persib berdiri di puncak klasemen musim 2025/2026.
Usai pertandingan, Bojan mengaku tidak terlalu memikirkan jalannya laga karena baginya yang terpenting adalah trofi juara berhasil diamankan.
“Skornya 0-0, kami punya peluang dan kami menjadi juara,” ujar Bojan singkat.
“Tidak Akan Ada yang Mengingat Pertandingan”
Saat ditanya apa yang pertama kali terlintas di pikirannya usai memastikan gelar juara, Bojan justru bicara soal rasa lelah yang dialami seluruh tim sepanjang musim.
“Hal pertama dalam benak saya adalah ketika laga ini usai, musim ini selesai, semuanya kelelahan. Kami sekarang ingin segera berlibur,” ungkapnya.
Juru taktik asal Kroasia itu menilai, pada akhirnya orang hanya akan mengingat momen juara, bukan detail pertandingan sepanjang musim.
“Tidak akan ada yang mengingat pertandingan lainnya, semuanya hanya akan mengingat ini,” lanjutnya.
Sebut Ada Faktor Keberuntungan
Meski sukses mempertahankan performa Persib dalam tiga musim terakhir, Bojan tetap mengakui ada faktor keberuntungan di balik keberhasilan timnya musim ini.
Menurutnya, musim 2025/2026 jauh lebih sulit dibanding musim sebelumnya karena Persib melakukan banyak perubahan pemain.
“Musim ini menjadi yang lebih sulit dari musim lalu karena kami cukup banyak mengubah pemain,” katanya.
Ia menyebut Persib mendatangkan sekitar 25 pemain baru sehingga proses membangun chemistry menjadi tantangan besar.
“Di musim ini ada sangat banyak perubahan dan itu jadi lebih sulit,” jelas Bojan.
Selain itu, regulasi tujuh pemain asing juga membuat persaingan liga semakin ketat.
“Setiap tim kini memiliki setidaknya lima pemain lokal yang bagus. Ini membuat kualitas liga berkembang,” ujarnya.
Bojan bahkan menilai persaingan musim ini terasa sangat tidak biasa.
“Cukup aneh ketika ada tim yang mendapatkan 79 poin tetapi tidak bisa menjadi juara,” ucapnya merujuk pada Borneo FC Samarinda.
Sudah Siapkan Agenda Perayaan
Setelah memastikan gelar juara, Bojan mengaku sudah memiliki agenda padat sebelum akhirnya menikmati masa libur.
“Besok pagi kami akan melakukan perayaan, lalu meeting bersama Pak Glenn dan Stanley sore harinya,” katanya.
Ia juga menyebut bakal menghadiri acara bersama Umuh Muchtar sebelum seluruh tim memasuki masa cuti.
“Lalu setelah itu berlibur, cuti,” pungkasnya.


Discussion about this post