BANDUNGFOOTBALL.COM — Menjelang laga sarat gengsi antara Persib vs Persija yang akan digelar Minggu (10/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion GBLA, pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa dirinya tidak perlu memberikan motivasi berlebih kepada para pemain.
Hal tersebut disampaikan Bojan saat sesi konferensi pers usai latihan resmi Persib, Sabtu (10/1/2026). Menurutnya, laga melawan Persija sudah cukup menjadi pemicu alami bagi seluruh pemain.
“Untuk pertandingan besok saya tidak perlu terlalu mendorong pemain. Mereka tahu ini merupakan salah satu derby terbesar di Asia Tenggara,” ujar Bojan.
Alih-alih memompa emosi, Bojan justru ingin para pemainnya tampil lebih tenang dan fokus.
“Saya justru harus membuat mereka lebih tenang dan jangan terlalu emosional,” tegasnya.
Persib Unggul Bertahan, Persija Tajam di Depan
Bojan menilai kekuatan kedua tim relatif seimbang. Namun, ia melihat Persib memiliki keunggulan di lini pertahanan, sementara Persija lebih produktif dalam urusan mencetak gol.
“Kedua tim cukup mirip. Saat ini kami lebih baik di pertahanan, tapi mereka unggul dalam jumlah gol di separuh musim ini,” katanya.
Ia juga menyinggung kegagalan Persib dalam memaksimalkan peluang, terutama dari titik putih.
“Kami juga banyak gagal memanfaatkan penalti,” ucap Bojan.
Meski begitu, Persib dinilai punya keuntungan besar karena tampil di kandang sendiri dengan dukungan penuh Bobotoh.
“Kami punya keuntungan bermain di kandang. Stadion akan penuh, suporter ada di belakang kami dan saya harap kami bisa mendapat hasil positif,” tambahnya.
Rekor Positif Jadi Modal Mental
Bojan juga menanggapi catatan pribadinya yang belum pernah kalah dari Persija dalam empat pertemuan sebelumnya.
“Kami bermain dua kali di kandang dan dua kali tandang. Dua pertandingan kandang kami menang dan saya berharap itu bisa kami lanjutkan besok,” ujarnya.
Namun ia menegaskan, Persija tetap lawan yang patut diwaspadai.
“Mereka adalah tim yang bagus dan tim yang paling banyak mengeluarkan uang untuk pemain asing. Menurut saya mereka punya tekanan untuk memenangkan liga,” kata Bojan.
Wasit Asing Kembali Pimpin Duel Panas
Menariknya, laga Persib kontra Persija di Bandung kembali akan dipimpin wasit asing. Bojan menyebut hal tersebut seperti sudah menjadi kebiasaan.
“Setiap kami bermain melawan Persija di Bandung, selalu dipimpin wasit asing. Tahun lalu wasitnya dari Malaysia,” ungkapnya.
Ia pun melontarkan pernyataan bernada santai soal perbedaan penunjukan wasit.
“Mungkin ini tradisi. Atau mungkin karena cuacanya. Jakarta panas, mungkin wasit asing tidak bisa beradaptasi,” ujarnya sambil tersenyum.
Kondisi Lucho dan Peluang Barba
Soal absennya Lucho di sesi latihan, Bojan menjelaskan sang pemain mengalami nyeri otot akibat kelelahan.
“Dia merasakan nyeri dua hari terakhir. Apakah bisa bermain atau tidak, masih fifty-fifty,” jelasnya.
Bojan menambahkan, padatnya jadwal membuat beberapa pemain mengalami kelelahan.
“Dalam empat bulan terakhir, kami bermain tujuh laga lebih banyak dari tim lain,” katanya.
Sementara itu, peluang Federico Barba tampil masih terbuka meski belum sepenuhnya pulih.
“Sekarang dia sudah merasa lebih baik, tapi belum seratus persen. Jika kami membutuhkannya, dia bisa bermain,” ujar Bojan.
Peluang Kembali ke Puncak Klasemen
Menanggapi peluang Persib kembali ke puncak klasemen usai kekalahan Borneo FC, Bojan menegaskan timnya akan fokus pada usaha maksimal.
“Kami akan mencoba dan melakukan yang terbaik,” singkatnya.
Ia juga menyoroti beratnya kompetisi Liga Indonesia, terutama soal jarak tempuh dan jadwal padat.
“Bermain di Liga Indonesia itu seperti bermain di satu benua Eropa. Perjalanan jauh, waktu singkat, dan itu tidak mudah,” pungkas Bojan.


Discussion about this post