BANDUNGFOOTBALL.COM – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono menjalani pemeriksaan oleh Satgas Antimafia Bola Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/19).
Dilansir dari tribunnews.com, Jokdri sapaan akrab Joko Driyono dalam pemeriksaannya, Jokdri mengaku dicecar 45 pertanyaan. Pertanyaan itu, seputar struktur dan kewenangan di tubuh PSSI.
“Saya dimintakan keterangan ada 45 pertanyaan mengenai struktur, fungsi, kewenangan yang ada di PSSI kemudian sistem manajemen yang ada di PSSI, kewenangan-kewenangan yang ada di exco, komite-komite kesekjenan, prosedur tentang budgeting, pencarian uang dan seterusnya,” ujar Jokdri seusai pemeriksaan.
Jokdri berharap apa yang disampaikannya dapat membantu Polri untuk menyelesaikan kasus pengaturan skor di sepakbola Indonesia.
“Secara umum saya merasa ini bagu juga, mudah-mudahan apa yang saya sampaikan menjadi referensi bagi kepolisian untuk mengambil kesimpulan-kesimpulan terhadap proses yang dilakukan terdahulu baik kepada yang terlapor maupun saksi-saksi sebelumnya,’ ucap dia.
Pria yang telah berkecimplung di organisasi PSSI sejak 1991, menegaskan bahwa PSSI akan terus membantu dan bersinergi dengan kepolisian untuk memberantas mafia bola.
“Saya kira PSSI seperti yang saya sampaikan di awal sangat support dan menghormanti seluruh upaya kepolisian melalui Satgas ini agar kita semua bersinergi dan memastikan sepakbola yang lebih baik di masa yang akan datang,” pungkasnya.


Discussion about this post