BANDUNGFOOTBALL.COM — Direktur Utama I-League (PT Liga Indonesia Baru), Ferry Paulus, menegaskan bahwa agenda pertandingan padat yang menanti Persib Bandung di awal musim 2026/2027 dipastikan tidak akan mengalami penundaan maupun perubahan jadwal. Jadwal tersebut telah disepakati bersama oleh pihak operator liga dan manajemen klub melalui proses kompromi serta simulasi sistem yang matang.
Menanggapi kekhawatiran mengenai mepetnya waktu recovery bagi Pangeran Biru yang harus melakoni tiga pertandingan berturut-turut dalam rentang waktu singkat di ajang domestik dan kompetisi Asia (ACL 2), Ferry menjelaskan bahwa penyusunan draf kompetisi musim ini telah memanfaatkan sistem penjadwalan modern berbasis komputerisasi.
Sebab Ferry Paulus mengatakan sistem penjadwalan yang digunakan mengadopsi metode yang telah diterapkan sejumlah kompetisi besar seperti kasta teratas sepak bola Inggris, Premier League dan J-League (Jepang).
“Empat hingga lima bulan yang lalu, kita sudah memperkenalkan sistem penjadwalan baru yang mengadopsi teknologi komputerisasi mirip dengan yang digunakan J-League maupun K-League. Sistem ini mampu mengomodasi variasi keinginan dari klub-klub,” ujar Ferry Paulus usai RUPS Tahunan di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Ferry menerangkan bahwa penyusunan skema kompetisi telah memperhitungkan slot libur nasional, agenda tim nasional, hingga kepersertaan di ajang antarklub Asia (ACL 2) dan ASEAN (ACC). Khusus untuk wakil Indonesia di kancah internasional seperti Persib Bandung dan Borneo FC, pihak I-League telah melakukan negosiasi intensif dan beberapa kali revisi sebelum merilis jadwal resmi.
“Proses diskusi dengan Persib bahkan berlangsung hingga empat kali putaran negosiasi, sementara Borneo lima kali. Pihak klub membawa draft tersebut ke internal untuk berdiskusi dengan tim pelatih sebelum akhirnya disepakati. Setelah satu bulan masa feedback, jadwal ini sudah clear dan tidak akan berubah, meskipun rest recovery antarpertandingan ada yang hanya 3 hingga 4 hari,” jelas Ferry.
Guna mengatasi beban fisik akibat mengarungi empat kompetisi sekaligus musim ini, Super League, League Cup, AFC Champions League 2, serta ASEAN Club Championship, pihak operator kompetisi mengingatkan pentingnya kesiapan kedalaman skuad dari masing-masing klub peserta.
“Tanggal-tanggal (jadwal pertandingan) sudah fix. Kami sudah mengasistensi, khususnya Persib, bahwa kedalaman skuad mereka harus memadai untuk mengarungi empat kompetisi. Bahkan saat tawarkan opsi partisipasi di League Cup, Persib menyatakan tetap siap. Konsekuensi jadwal padat ini tentu harus diterima sesuai dengan slot agenda yang telah ditetapkan bersama,” pungkasnya.


Discussion about this post