BANDUNGFOOTBALL.COM – Pelatih Persib, Mario Gomez sudah pada titik puncak kesabarannya. Tak tahan lantaran timnya merasa terus dipermainkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI, pria berkebangsaan Argentina ini akan meninggalkan Indonesia di musim kompetisi 2019 nanti.
Sejak Maung Bandung mengkudeta puncak klasemen paruh musim lalu, Mario Gomez merasa selalu saja ada segelintir orang yang tak senang dengan pencapaian Persib, akumulasi dan sanksi pemain sudah menjadi langganan bagi para pemain Persib, terhitung hanya 4 kali pertandingan saja Mario Gomez bisa menurunkan skuat utamanya di Liga 1 musim 2018 sejauh ini.
Puncaknya ketika Komdis PSSI mejatuhkan 9 sanksi kepada Persib pasca pertandingan melawan Persija Jakarta, mantan asisten pelatih Inter Milan dan Valencia tersebut bereaksi dengan melontarkan kata-kata pedas, “Mereka tidak senang kepada kita, karena kita selalu memenangkan pertandingan,” banyak orang yang tak senang jika Persib keluar sebagai juara Liga 1 musim 2018 menurutnya.
“Saya disini tidak memiliki siapa-siapa, saya hanya berjuang dengan pemain yang saya miliki. Mungkin musim selanjutnya saya tidak akan disini, pergi ke negara lain dan kalian akan seperti ini terus,” keluh Gomez usai Persib kalah dari Madura United, Selasa (9/10/18), dikutip dari laman Tribun Jabar.
Bukan tanpa alasan, Persib harus kehilangan 7 pilar utamanya ketika menghadapi Madura United, dengan komposisi seadanya, Maung Bandung masih mampu menandingi Greg Nwokolo dan Kawanan kemarin, hanya saja lawan Persib kali ini bukan sembarangan tim, masih menurut Mario Gomez, mustahil untuk mendapatkan pinalti dari Madura United, padahal secara gamang, menurutnya, seharusnya Persib mendapatkan pinalti ketika Oh In Kyun dijatuhkan di kotak terlarang.
“Bagi saya kita harus bermain secara bersih, jika saya melihat di Argentina, sepakbola dijalankan dengan baik, tapi disini sebaliknya, sepakbola sangat kotor di Indonesia,” imbuhnya.
Jika ingin perubahan, lanjut Mario Gomez, siapapun yang mengurus sepakbola Indonesia harus diiisi oleh orang-orang yang berkeinginan memajukan masa depan sepakbola Indonesia, orang-orang kotor seperti yang dimaksud Mario Gomez harus dilawan.
“Jika negara kalian, Indonesia, ingin menjadikan sepakbola lebih baik, kalian harus melawan hal seperti ini. Jangan menjadi teman mereka, tapi lawan orang-orang kotor ini. Jika ingin perubahan, kalian harus melawan mereka,” tutup Gomez.
BERITA TERKAIT
Hasil Banding Persib Akan Diumumkan Hari Ini?
Terbang ke Jayapura, Persib Dapat Tambahan 2 Amunisi
Bos Persib Ungkap Kekesalannya, Maung Tidak Takut Menghadapi Siapapun!
PSSI Buat Mario Gomez Kapok Berkarir di Indonesia


Discussion about this post