BANDUNGFOOTBALL.COM –Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memastikan bahwa para pelaku olahraga di Indonesia, termasuk sepak bola, akan menerima vaksinasi Covid-19. Bahkan menurutnya, bila perlu divaksin lebih awal-awal.
Terlebih, pemerintah telah menyiapkan rencana besar untuk proses vaksinasi Covid-19 yang akan berlangsung pada akhir 2020 atau awal 2021.
Rencana vaksinasi itu tentu juga berpengaruh pada persepakbolaan nasional. Untuk itu, Zainudin Amali angkat bicara mengenai rencana teknis vaksinasi di lingkungan olahraga nasional. Hal itu ditujukan agar semuanya bisa beraktivitas sesuai bidangnya masing-masing.
“Seluruh masyarakat akan mendapatkan vaksin, tapi tentu ada tahapannya. Untuk atlet atau pelaku olahraga bisa mendapat kesempatan di awal-awal (vaksinasi). Untuk itu kami berharap, aktivitas olahraga nasional bisa digelar kembali,” ungkap Zainudin Amali, dilansir dari laman Bolacom, Minggu (20/12/2020).
Selain pemain dan pelatih hingga perangkat pertandingan, Menpora pun meminta suporter untuk siap divaksinasi demi kelanjutan pergelaran olahraga nasional, termasuk kompetisi Liga 1 yang sempat ditangguhkan sejak Maret 2020.
“Bahkan suporter pun siap kami beri vaksin. Suporter juga bagian dari olahraga, tidak hanya pemain atau pelatih. Tapi niat kami tetap ke sana, tinggal langkahnya melalui Kementerian kesehatan,” tegasnya.
Menpora menilai vaksinasi dapat memperkuat pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga di tanah air. Satu diantara yang sudah pasti digelar dalam waktu dekat adalah kompetisi basket profesional IBL 2021, yakni pada 15 Januari 2021.
Sementara untuk kompetisi sepak bola, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana akan melanjutkan kompetisi pada bulan Februari mendatang.
BERITA TERKAIT
PSSI Putuskan Persija dan Bali United Jadi Wakil Indonesia di Piala AFC 2021, Ini Alasannya
Robert Alberts Tak Sabar Kembali Melatih di Lapangan
Di Bali, Pelatih Persib Menyempatkan Diri Pelajari Sepak Bola Seluruh Dunia


Discussion about this post