BANDUNGFOOTBALL.COM — Satu trofi lagi, satu langkah lagi menuju penutup karier yang sempurna.
Bagi Victor Chukwuekezie Igbonefo, musim ini bukan sekadar perebutan gelar juara, tapi juga penegasan warisan panjangnya di sepak bola Indonesia.
Bek naturalisasi yang akrab disapa Papa Igbo ini sudah melewati lebih dari 15 tahun karier profesional di Tanah Air.
Persib Bandung telah resmi mengunci gelar juara Liga 1 musim ini.
Dengan dua laga tersisa tandang ke markas Persita dan laga kandang melawan Persis menjadi penutup di GBLA maka trofi ini menjadi gelar liga kelima dalam perjalanan karier Victor Igbonefo di sepak bola Indonesia
“Ini musim terakhir Papa bersama klub, jadi saya pasti akan coba beri dia menit bermain karena dia pantas mendapatkannya,” ucap Coach Bojan Hodak saat diwawancarai.
“Bukan karena musim ini saja, dia sudah lama di sini dan telah berkontribusi banyak untuk klub. Dia dan Jupe (Achmad Jufriyanto), keduanya,” lanjut pelatih asal Kroasia itu.
Igbonefo bukan nama asing dalam sejarah Liga Indonesia.
Ia sudah mengoleksi dua gelar bersama Persipura Jayapura (ISL 2008/09 dan 2010/11), satu trofi dengan Arema Indonesia (2009/10), dan gelar keempat musim lalu bersama Persib saat menjuarai Championship Series Liga 1 2023/24.
Kini, gelar kelima tinggal selangkah lagi, dan akan menempatkan namanya sejajar dengan para legenda juara bersama tiga klub berbeda, dalam periode yang membentang lebih dari satu dekade.
Igbonefo datang ke Bandung pada 2018, sempat berkarier di Thailand, lalu kembali dan melewati masa-masa berat termasuk cedera tengkorak yang sempat mengancam kariernya.
Namun semangatnya tak luntur. Di ruang ganti, ia menjadi sosok ayah sekaligus pemimpin, terutama bagi pemain muda.
Kini, jelang dua laga pamungkas, semua mata tertuju pada akhir kisah seorang veteran: Papa Igbo akhirnya berhasil mengangkat trofi sekali lagi penutup sempurna bagi dedikasinya di sepak bola Indonesia


Discussion about this post