BANDUNGFOOTBALL.COM – Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir mengaku banyak mendapatkan momen berharga pada Bulan Suci Ramadan 1441 Hijriah.
Meski bulan puasa tahun ini berjalan di tengah wabah virus corona (Covid-19), Supardi Nasir tetap menikmati hikmahnya.
Terlebih, terhentinya kompetisi Liga 1 2020 membuat skuat Maung Bandung dirumahkan dan harus menjalani program latihan mandiri di kediaman masing-masing.
Situasi ini justru membuat Supardi merasa lebih dekat dengan keluarga dan memaksimalkan ibadahnya di bulan Ramadan. Eks Sriwijaya FC itu mengaku momen berharganya ini jarang didapatkan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Bagi saya, ini pengalaman berharaga. Jarang-jarang bisa bersama keluarga sejak awal Ramadan,” ucap Supardi, dikutip dari laman resmi klub, Minggu (10/5/2020).
“Biasanya menjelang lebaran baru bisa pulang seperti tahun lalu. Kebersamaannya jadi lebih terasa,” imbuhnya.
Bek bernomor punggung 22 ini pun tak henti-henti berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir agar seluruh aktivitas kembali normal.
“Gak bisa kita katakan tahun ini gak maksimal beribadah, malah (seharusnya) lebih maksimal karena bisa dilakukan di rumah, kita bisa bersama keluarga selama 24 jam,” kata Supardi, dilansir dari laman Bolalob.
“anyak hikmah di balik wabah ini karena kami percaya dan yakin setiap musibah yang diturunkan Allah pasti ada hikmahnya yang belum kita ketahui. Kita berdoa wabah ini cepat Allah angkat dan kita kembali hidup normal,” harapnya.
BERITA TERKAIT
Komentar Bek Persib soal Kasus Prank Ferdian Paleka
PSSI Akui Telat Bayar Gaji, Ini Alasannya
Eks Persib Ungkap PSSI Nunggak Bayar Gaji Pelatih Timnas Indonesia


Discussion about this post