BANDUNGFOOTBALL.COM – Partai besar dua tim perserikatan antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung (19/5/18) terancam batal.
Pasalnya, hal itu dilakukan karena situasi kondisi Kota Surabaya yang baru saja digemparkan oleh aksi teror bom bunuh diri pada (13/5/18) dan pagi tadi, Senin (14/5/18).
“Saya masih menunggu kabar, apakah diizinkan atau tidak main di sana (Surabaya). Kalau polisi tidak mengizinkan, kami harus ikuti keputusannya karena yang tahu kondisinya seperti apa polisi,” ujar Manajer Persib, Umuh Muchtar dilansir dari cnnindonesia.com, Senin (14/5/18).
Pria 69 taun itu juga menjelaskan jika hal utama yang harus menjadi pertimbangan adalah keselamatan kedua tim, khususnya tim tamu Persib Bandung. Ia khawatir pertandingan dua tim besar ini akan dimanfaatkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Ya takut-takut juga. Saya terserah saja bisa main di sana [Surabaya] atau tidak. Saya percaya dengan kepolisian. Kan polisi ada intelijennya, mudah-mudahan aman. Ya, kita jaga-jaga saja,” papar Umuh.
Dia juga berharap kejadian aksi teror bom yang beruntun ini tidak akan terulang kembali. Sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat berkativitas dengan tenang.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi terjadi teror bom. Tadi [di depan pintu masuk Polrestabes Surabaya] yang terkahir. Masyarakat Indonesia tidak mengharapkan itu terjadi, semua mengharapkan damai di bumi Inodnesia,” tutupnya.
BERITA TERKAIT :
Duel Persebaya Kontra Persib Terancam Batal
Terkait Aksi Terorisme, Tony : Surabaya Wani!
Bauman Ungkap Cerita Selebrasi Unik Miliknya
Kebahagiaan Dado Usai Persib Bekuk Persipura
Geram, Mali Minta Komdis Beri Sanksi Tegas untuk Maiga


Discussion about this post