BANDUNGFOOTBALL.COM – Aksi bom bunuh diri yang terjadi beruntun di Surabaya, Sabtu (13/4/18) menyita perhatian bek Persib Tony Sucipto.
Ia menyebutkan jika kejadian tersebut sebenarnya tidak perlu dilakukan. Apalagi dalam kejadian tersebut sudah memakan korban lebih dari satu orang.
“Engga seharusnya (terjadi), namanya juga sesama manusia, tidak ada juga ajarannya untuk bom bunuh diri,” kata Tony ditemui awak media seusai latihan di Lapangan Arcamanik (14/5/18) sore tadi.
Pemain 32 tahun itu sedikit menceritakan pasca ledakan bom yang terjadi ditempat kerjadian perkara. “Kalau untuk keluarga, dari situ (rumah) tidak terlalu jauh, mungkin lumayanlah. Tapi alhamdulillah keluarga tidak ada masalah,” ucapnya.
Tony menjelaskan pasca kejadian bom bunuh diri ia mengaku lebih waspada dengan lingkungan sekitar khususnya jika sedang menghabiskan waktu dengan keluarga diluar rumah.
“Ya kita pribadi sendiri harus hati-hati, sekiranya ada yang tidak enak ngeliatnya, yasudah kita lebih baik menghindar,” kata mantan pemain Sriwijaya FC tersebut.
Kejadian ledakan di tiga tempat di Kota Surabaya hingga saat ini sudah terhitung memakan 18 korban jiawa yang tewas. Selain itu, kejadian bom bunuh diri pun terjadi di daerah Sidoarjo yang mengakibatkan lima orang korban peledakkan.
BERITA TERKAIT :
Persib Terima Penundaan Jadwal Kontra Persebaya
Pasca Teror Bom Surabaya, Laga Persebaya Kontra Persib Resmi Ditunda
Terkait Aksi Terorisme, Tony : Surabaya Wani!
Bauman Ungkap Cerita Selebrasi Unik Miliknya
Habit Berujung Sanksi, Teddy Sering Ingatkan Tim Pelatih Agar On-Time Masuk Lapangan


Discussion about this post