BANDUNGFOOTBALL.COM – Arema FC akan menyambangi markas Persib Bandung pada pekan ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, 28 September 2019. Namun pada lawatan kali ini, pasukan Singo Edan konon tak ingin berlatih di Kota Kembang.
Arema juga tak ingin tergesa-gesa berangkat ke markas Persib lantaran waswas mendapatkan balasan teror. Pasalnya, skuat Maung Bandung sempat menerima hal tak mengenakan saat bermain di Malang pada putaran pertama.
Supardi Nasir dan kawan-kawan mengalami gangguan saat diperjalanan. Bus yang ditukangi Persib selepas latihan dilempari kembang api oleh oknum suporter.
Terlebih, skuat besutan Robert Rene Alberts juga dihadapi teror petasan di depan hotel. Akibatnya, waktu istirahat para penggawa Maung Bandung tersita.
Mengacu pada insiden tersebut, Arema ingin mengantisipasi masalah serupa untuk tidak tergesa-gesa terbang ke Bandung. Hal itu dikonfirmasi oleh General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.
“Kemungkinan kami juga berangkat mepet. Mungkin H-1. Jadi Arema tidak memakai kesempatan jajal lapangan di Stadion Si Jalak Harupat. Tapi persiapan tetap dimaksimalkan di Malang,” kata Ruddy Widodo, melansir dari Bola.com.
Kendati demikian, Arema FC akan merahasiakan kapan mereka bakal pergi ke Bandung dan di mana mereka akan berlatih.


Discussion about this post