BANDUNGFOOTBALL.COM – Singo jadi Meong, Arema FC harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung 3-0, pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kab Bandung, Selasa (12/11) sore.
Bek sayap Arema, Alfin Tuasalamony mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan lantaran dia menilai wasit yang memimpin pertandingan tak menjalankan tugasnya dengan baik.
Alfin menilai seharusnya wasit memberikan pelanggaran kepada Nick Kuipers yang menjegal pergerakan Jayus Hariono yang langsung terkapar di tengah lapangan.
“Untuk pertandingan tadi saya rasa cukup menarik, ini pertandingan besar melawan Persib, tapi gol pertama itu yang menghacurkan kami, gara-gara harusnya fairplay dan tidak dibuat fairplay. Jadi kita tidak konsen, itu harus fairplay atau apa, jadi itu yang menghancurkan kami. Kita hancur di babak pertama,” ucap Alfin selepas pertandingan.
Pemain asal Tulehu ini melanjutkan, karena keputusan wasit Dwi Susilo di lapangan bisa lebih memperkeruh hubungan kedua suporter.
“Dan saya berfikir, pertandingan besar seperti ini tidak harus wasit berbuat seperti ini, ini menghancurkan sepakbola kita. Ini pertandingan besar, live se-Indonesia menyaksikan, ini wasit begini. Dan mungkin, pertandingan ini yang menghancurkan bukan suporter, tapi karena wasit,” imbuhnya.
BERITA TERKAIT
Singo Jadi Meong di Bandung, Milo Ungkap Penyebabnya
Maung Buat Singo Jadi Meong di Bandung
Naik Mobil Rantis, Arema Dikawal Ketat Selama di Bandung


Discussion about this post