BANDUNGFOOTBALL.COM – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, akan memasrahkan dua pemain trial asal Brasil, Wander Luiz dan Joel Vinicius kepada head coach Robert Rene Alberts.
Seperti diberitakan sebelumnya, Umuh sempat mengklaim bahwa duo Brasil tersebut tak layak bersama Maung Bandung. Sebab, keduanya tampil tak sesuai ekspektasi saat tampil dalam turnamen Asia Challenge 2020 di Malaysia beberapa waktu lalu.
“Terus terang kalau di Persib dengan main seperti itu tidak layak. Kalau mau yang sudah berada di Indonesia saja. Sudah terlihat jelas,” ungkap Umuh mengutip dari Pikiran Rakyat, Minggu (19/1) lalu.
Namun Robert Alberts selaku pelatih ingin memberikan Luiz dan Vinicius kesempatan kedua agar mengasah kemampuannya dengan rajin latihan bersama Supardi Nasir dan kolega.
Bahkan dua pemain asal Negeri Samba itu juga masuk ke dalam skuat pemusatan latihan Persib di Lembang hingga 31 Januari 2020.
Mengacu pada hal tersebut, Umuh Muchtar mengaku soal perekrutan pemain adalah hak sang pelatih. Bahkan pria yang akrab disapa Pak Haji itu kini tak ingin berkomentar terlalu banyak.
Menurut Umuh, publik bisa menilai sendiri sejauh mana kualitas penampilan kedua pemain trial tersebut.
“Saya gak bisa ngomong, saya ngomong kemarin aja, saya cuma bilang semua bisa menilai, Bobotoh juga bisa menilai, silahkan,” kata Umuh Lapangan Inspire Arena, Jalan Sersan Bajuri, Cihidueng, Kabupaten Bandung Barat, Senin (27/01/20), melansir dari Indosport.
“Saya bilang saya gak bisa ngomong ini jelek, semuanya juga lihat, beberapa hari di kasih tambahan juga gak masalah, itu hak pelatih,” ungkap Umuh menambahkan.
Lebih lanjut, Umuh Muchtar juga tidak ingin ikut campur terlalu dalam, karena hal tersebut sepenuhnya wewenang pelatih.
Kendati demikian, pria berkumis tebal itu tetap memberikan masukan dan berdiskusi dengan sang pelatih. Namun, mengenai keputusan nasib pemain tetap ada di tangan Robert Alberts.
“Jangan nanti malah saya intervensi. Intervensi gimana. Bagaimana pun juga saya ikut memantau dan ikut memperbaiki kalau ada kekurangan. Bisalah, supaya bener,” tegas Umuh.
“Kalau intervensi “ini jangan itu jangan,” tapi ini kan baru masuk, belum kelihatan. Mudah-mudahan latihan terus, ada perbaikan, dan setuju,” jelasnya.


Discussion about this post