BANDUNGFOOTBALL.COM – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan akhirnya buka suara terkait nasib kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 yang masih dihentikan akibat pandemi virus corona.
Sebelumnya, PSSI telah menetapkan bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana Covid-19 di Indonesia, maka status tersebut dikatakan “Force Majeure”.
Namun apabila status keadaan darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT Liga Indonesia Baru untuk dapat melanjutkan kompetisi Liga 1 dan 2 terhitung 1 Juli 2020.
Mengacu pada putusan tersebut, Mochamad Iriawan tetap memilih untuk menunggu kepastian situasi terkait pandemi Covid-19 hingga akhir Mei mendatang.
“Menurut saya, pilihan menunggu status darurat bencana ini sampai akhir Mei adalah pilihan yang paling realistis saat ini,” kata Iwan Bule, dikutip Bandungfootball.com dari laman Kompas.
Di luar daripada itu, banyak desas-desus hingga usulan agar kompetisi di Indonesia bisa dilanjutkan kembali tanpa penonton sama halnya dengan sejumlah negara lain.
Sebut saja negara Eropa seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis yang mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan liga tanpa penonton.
Bahkan kompetisi di beberapa negara Asia pun telah menemui titik terang, seperti Vietnam, Korea Selatan, serta Thailand.
“Saya pikir Indonesia belum akan mencontoh negara-negara lain yang melakukan itu (pertandingan) tertutup,” ujar Iwan Bule.
“Contohnya, pertandingan yang diputuskan digelar tanpa penonton dan sudah disosialisasikan jauh-jauh hari saja masih didatangi ribuan fans,” imbuhnya.
BERITA TERKAIT
Empat Pekan Latihan Daring, Robert Alberts Evaluasi Omid Nazari dan Kolega
Empat Pekan Latihan Daring, Robert Alberts Evaluasi Omid Nazari dan Kolega
Tifany Thalib, Chef yang Membuat Henhen Herdiana Jalani Ramadhan Spesial Tahun Ini


Discussion about this post