BANDUNGFOOTBALL.COM — Laga sengit antara Persib Bandung vs Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (10/5/2025), berakhir imbang 1-1.
Hasil ini tak lepas dari drama di menit akhir yang menyelamatkan Maung Bandung dari kekalahan.
Persib sempat tertinggal lebih dulu setelah Jaime Moreno sukses menjebol gawang Kevin di penghujung babak pertama, tepatnya menit 45+3.
Gol tersebut terjadi usai Barito memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib yang gagal mengantisipasi serangan cepat.
Memasuki babak kedua, Maung Bandung terus menggempur pertahanan Barito.
Namun, rapatnya lini belakang tim tamu membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Puncak drama terjadi di menit 90+9. Sebuah kesalahan fatal dilakukan bek Barito, Yuswanto Aditya, yang berniat melakukan clearance.
Sayangnya, bola malah mengarah ke gawang sendiri dan gagal diantisipasi oleh Banua Nurhalid. Skor pun berubah menjadi 1-1, dan Maung Bandung lolos dari kekalahan di kandang sendiri.
Pertandingan juga diwarnai oleh tensi tinggi. Bek kiri Persib, Edo Febriansyah, diganjar kartu merah langsung di menit 83’ usai melancarkan tekel keras kepada Jaime Moreno.
Sementara lima menit berselang, suasana sempat memanas setelah Febri Hariyadi ditekel dari belakang oleh winger Barito, Murilo, yang membuat para pemain Persib bereaksi keras demi melindungi rekannya yang baru pulih dari cedera panjang.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui pertandingan berlangsung sulit.
“Ya pertandingan yang sulit karena mereka berjuang untuk menghindari degradasi. Mereka fokus bertahan dan berhasil mencetak gol saat mendekati kotak penalti. Kami punya beberapa peluang, tapi hasil ini setidaknya layak untuk satu poin,” ucap Bojan dalam sesi konferensi pers usai laga.
Namun, Bojan juga menyoroti kinerja wasit yang dinilainya tidak memuaskan.
“Kami tidak senang terhadap wasit. Kami akan kirim surat resmi ke PSSI dan menunjukkan videonya,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Menanggapi gestur yang sempat tertangkap kamera saat dirinya tampak menunjuk ke arah wasit cadangan, Bojan meluruskan:
“Saya hanya mengingatkan soal teriakan dari stadion yang bilang ‘Persib juara lagi’. Tidak ada yang saya katakan kepadanya,” ujar Bojan.
Soal reaksi tim setelah Febri ditekel keras, Bojan membela anak asuhnya.
“Febri ditekel horor dari belakang. Itu seharusnya kartu merah mutlak. Wajar kalau rekan-rekannya melindunginya, karena dia baru pulih dari cedera panjang,” tutupnya.


Discussion about this post