BANDUNGFOOTBALL.COM — Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku frustrasi usai timnya gagal meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC pada Jumat (24/4/2026) malam.
Meski mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Maung Bandung tetap gagal mencetak gol.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Bojan menilai anak asuhnya sebenarnya tampil cukup baik, terutama dari sisi pertahanan.
“Bagi kami, secara pertahanan kami memainkan permainan yang baik. Saya tidak melihat Arema mendapatkan peluang,” ujar Bojan.
Namun ia mengakui masalah terbesar Persib ada pada penyelesaian akhir.
“Kami memiliki banyak peluang, kami melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol. Tentu saja ini membuat frustasi,” katanya.
Singgung Strategi Parkir Bus Arema
Bojan juga menyoroti strategi bertahan yang diterapkan Arema sepanjang laga. Menurutnya, lawan bermain sangat defensif hingga menyulitkan Persib membongkar pertahanan.
“Kalian harus menghormati Arema juga karena seringkali bertahan dengan sembilan hingga sepuluh pemain,” ucapnya.
Meski begitu, ia menegaskan Persib tetap mendominasi jalannya pertandingan.
“Mereka tidak memiliki peluang dan artinya kami mendominasi pertandingan. Pertandingan ini berjalan satu arah,” tegasnya.
Bojan bahkan menyebut penampilan kiper Arema menjadi salah satu faktor utama gagalnya Persib mencetak gol.
“Man of the match di pertandingan ini juga kiper mereka dan itu menunjukkan segalanya,” ungkapnya.
Ia juga sempat mengkritik kondisi lapangan yang dinilai kurang ideal.
“Kondisi lapangannya juga sangat buruk, tadi terlihat lucu ketika pemain jadi tidak bisa mengontrol bola dengan baik,” tambahnya.
Bojan Senang Bobotoh dan Aremania Berdampingan
Di luar pertandingan, Bojan turut mengapresiasi suasana stadion yang dihadiri suporter kedua tim tanpa insiden.
“Saya merasa senang karena bisa melihat ada suporter tim tamu, karena seharusnya begini di belahan dunia manapun,” katanya.
Menurutnya, atmosfer damai antara Bobotoh dan Aremania menjadi hal positif untuk sepakbola Indonesia.
“Saya rasa ini tentunya bagus untuk sepakbola Indonesia, karena sejatinya suporter tuan rumah dan tamu bisa berada di dalam stadion,” lanjutnya.
Alasan Fitrah Jadi Starter
Juru taktik asal Kroasia itu juga menjelaskan keputusan memainkan Fitrah Maulana sejak menit awal serta absennya Ramon dari daftar susunan pemain.
“Ramon di beberapa laga terakhir menjadi starter dan kali ini saya menyiapkan Jung bersama Sergio,” jelasnya.
Sementara untuk posisi pemain U-23, Bojan memilih Fitrah karena kondisi Kakang Rudianto belum sepenuhnya fit.
“Kakang tidak berlatih di 1-2 latihan terakhir akibat cedera ringan. Jadi kami memilih Fitrah untuk pemain U-23 yang dimainkan sebagai starter,” pungkasnya.
Fitrah menilai Persib sebenarnya tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, namun solidnya pertahanan lawan membuat timnya kesulitan mencetak gol.
“Kami memang fokus untuk jadi juara. Tadi sebenarnya banyak peluang yang tercipta, tapi pertahanan Arema cukup kuat sehingga kami belum bisa mencetak gol. Peluang juara masih besar, jadi sekarang kami fokus ke pertandingan selanjutnya,” ujar Fitrah.
Fitrah juga mengaku senang mendapat kepercayaan tampil sebagai starter dari pelatih Bojan Hodak. Ia menyebut kesempatan tersebut menjadi motivasi besar untuk memberikan performa terbaik.
“Coach memberi kepercayaan kepada saya dan itu jadi tanggung jawab besar. Selama dipercaya bermain, saya ingin memberikan yang terbaik untuk Persib,” lanjutnya.
Selain itu, ia turut menyoroti atmosfer pertandingan yang terasa berbeda karena hadirnya suporter tim tamu di stadion.
“Atmosfer pertandingan tadi juga berbeda karena ada suporter tandang dan stadion cukup penuh. Itu jadi pengalaman tersendiri buat saya,” tutupnya.


Discussion about this post