BANDUNGFOOTBALL.COM — Kabar kurang menyenangkan datang dari pemain sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi. Pemain yang saat ini menjalani masa peminjaman di Persis Solo itu kembali mengalami cedera serius dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa pihak klub masih menunggu hasil opini kedua dari dokter untuk memastikan kondisi terbaru sang pemain.
Hal tersebut disampaikan Bojan usai memimpin latihan Persib di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (6/3/2026).
Menurut Bojan, Febri saat ini masih dalam penanganan medis sehingga pihak klub belum bisa mengambil keputusan terkait langkah selanjutnya.
“Ya, Febri sedang ditangani dokter dan saya sedang menunggu opini kedua. Karena kami perlu yakin apa yang sebenarnya terjadi padanya. Dia adalah pemain kami, hanya saja dia pergi ke Solo dengan status pinjaman. Jadi ketika kami sudah tahu secara pasti cedera yang dialaminya, barulah kami bisa menentukan langkah berikutnya. Saya berharap dia tidak perlu menjalani operasi,” ujar Bojan.
Berdasarkan informasi yang beredar, Febri didiagnosis kembali mengalami cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) pada lututnya. Cedera tersebut terjadi di titik yang sama dengan cedera yang sempat ia alami pada tahun 2024 lalu.
Cedera itu kambuh saat Febri menjalani sesi latihan dengan intensitas tinggi bersama Persis Solo. Kondisi tersebut membuat sang pemain kemungkinan harus kembali menjalani operasi.
Jika benar harus naik meja operasi, Febri diperkirakan akan absen cukup lama. Masa pemulihan cedera ACL biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan diperkirakan bisa mencapai sekitar delapan bulan.
Situasi ini tentu menjadi pukulan bagi pemain yang dikenal dengan kecepatan dan pergerakan eksplosif di sisi sayap tersebut. Selain itu, cedera ini juga berpotensi membuat Febri harus mengakhiri musim lebih cepat.
Persib sendiri masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan lanjutan sebelum mengambil keputusan terkait proses pemulihan pemain yang akrab disapa Bow itu.


Discussion about this post