BANDUNGFOOTBALL.COM – Kekalahan kembali diterima tim Perisb dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2018 pekan ke 7 menghadapituan rumah Madura United (4/5/18) sore tadi.
Sebenarnya pelatih Mario Gomez membidik tiga poin untuk dapat dari tim Laskar Sape Kerab. Namun pada kenyataannya selama babak pertama lini tengah Persib tidak dapat membuat serangan untuk mengancam pertahanan lawan.
“Kita memang ditekan di babak pertama, hampir 25 menit awal Madura United terus mengancam pertahanan tim kita. Sedangkan kita hanya mengandalkan umpan panjang saja,” kata Gomez dalam jumpa pers seusai laga, Jumat (4/5/18).
Namun Gomez menerangkan anak asuhnya mencoba keluar dari tekanan untuk dapat membuat peluang serta ancaman ke pertahanan tim Madura United. “Sesudah itu kita coba bermain lebih baik, dan kita bisa memberi tekanan ke pertahanan Madura,” paparnya.
Sementara itu memasuki babak kedua Gomez mencoba memasukan pemain bertipe menyerang dan memasukan Airlangga Sucipto menggantikan Eka.
“Babak kedua kita main lebih baik lagi, karena bisa lebih memainkan bola, serta kita memiliki dua hingga tiga peluang. Namun itu normal dalam sepakbola, kehilangan banyak peluang untuk cetak gol,” beber Gomez.
Dia juga menjelaskan bahwa ada satu keputusan yang masih menjadi pertanyaan bagi pelatih asal Argentina itu ketika timnya tidak mendapatkan penalti atas pelanggaran pemain Madura United.
“Dan kita kebobolan kembali serta seharusnya Persib dapat penalti tapi tidak masalah, wasit juga manusia. Namun saya tidak tahu itu penalti atau tidak, sebab saya tidak jelas melihat kejadian itu,” tutupnya.
BERITA TERKAIT :
Gomez Beberkan Penyebab Kekalahan Persib Atas Madura United
Sempat Memperkecil Kedudukan, Maung Bandung Harus Takluk di Ratu Pamelingan
Kalah dari MU, Persib Sindir Kepemimpinan Wasit
Telan Pil Pahit, Berikut Foto Aksi Para Pemain Persib
Alami Komplikasi Cedera, Kim Malah Harus Istirahat Lebih Panjang


Discussion about this post