BANDUNGFOOTBALL.COM — GBLA kembali menjadi panggung pesta biru. Persib Bandung tampil superior saat menjamu Madura United pada pekan ke-23 Super League Indonesia, Kamis (26/2/2026) malam. Maung Bandung menang telak 5-0 dan semakin kokoh di puncak klasemen dengan 53 poin.
Gol pembuka lahir cepat pada menit ke-13 melalui Ramon Tanque. Striker andalan Persib itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33. Keunggulan 2-0 semakin mempertegas dominasi tuan rumah.
Menjelang turun minum, Uilliam Barros turut menyumbang gol pada masa tambahan waktu babak pertama (45+2). Persib menutup paruh pertama dengan keunggulan 3-0.
Di babak kedua, kontrol permainan tetap berada di tangan Persib. Andrew Jung memperbesar keunggulan pada menit ke-80 sebelum Putros melengkapi pesta gol pada menit ke-89. Skor akhir 5-0 untuk kemenangan Maung Bandung.
Usai laga, asisten pelatih Persib Igor Tolic mengaku sangat puas dengan performa timnya.
“Singkatnya, kami sangat senang dengan kemenangan ini. Pertandingan ini tidak mudah, tapi di babak pertama kami bisa mencetak gol di saat yang tepat. Itu membuat kami mendapat ruang di area penyerangan,” ujar Tolic.
Menurutnya, pergantian pemain di babak kedua menjadi salah satu kunci semakin lebarnya keunggulan.
“Mereka sedikit melakukan pressing lebih ketat, tapi setelah kami memainkan tiga pemain yang lebih segar, pertandingan itu seolah sudah selesai. Itu membuat kami seharusnya bisa mencetak 4-5 gol. Saya merasa senang karena kami juga mencatatkan clean sheet dan kami menang.”
Tolic juga memberikan apresiasi khusus kepada lini depan yang tampil tajam malam itu.
“Saya rasa pemain depan memainkan pertandingan yang luar biasa, pemain tengah juga. Kami tidak terburu-buru dan terkadang kami mengubah tempo. Bola tiba dari lini belakang dan tengah ke ruang terbuka. Ketika pemain depan mendapat umpan yang berkualitas, mereka bisa membuat peluang bagus dan mencetak gol.”
Ia menegaskan bahwa kontribusi dalam sepak bola modern bukan hanya soal mencetak gol, melainkan kerja kolektif.
“Tidak ada pemain bertahan dan pemain menyerang di sepak bola. Ketika menguasai bola, kami semua adalah penyerang. Ketika tidak menguasai bola, semua pemain adalah bek. Semua bertahan dan menyerang bersama, karena itu kunci untuk meraih kemenangan.”
Terkait kemenangan besar ini, Tolic menyebut pelatih kepala Bojan Hodak sebagai sosok utama di balik persiapan tim.
Sebagai informasi pada laga ini, Persib tidak didampingi langsung oleh pelatih kepala Bojan Hodak di tepi lapangan. Ia harus absen akibat akumulasi kartu, sehingga tugas memimpin tim dipercayakan kepada asisten pelatih, Igor Tolic.
“Tentu saja pelatih merasa sangat senang. Dia yang mempersiapkan semuanya, kami hanya staf yang mengeksekusinya di latihan. Ini proses dari sebuah tim dan staf pelatih.”
Meski menang telak, Tolic memastikan mental pemain tetap terjaga dan tidak cepat puas.
“Kami mencetak lima gol ke gawang Madura United dan ini membuat kami ingin menghasilkan gol berikutnya. Para pemain tidak merasa puas. Mereka ingin terus menang dan menjadi juara. Kami masih ingin segalanya.”
Dengan selisih tiga poin atas pesaing terdekat di klasemen, laju Persib semakin mantap dalam perburuan gelar. Dan jika performa seperti ini terus terjaga, pesta di Bandung bisa saja belum berakhir.


Discussion about this post