BANDUNGFOOTBALL.COM — Gelandang asing anyar Persib Bandung, William Marcilio, perlahan mulai menunjukkan kualitasnya.
Dalam dua penampilannya bersama Maung Bandung, pemain asal Brasil itu sukses mencetak satu gol dan langsung mencuri perhatian publik, terutama Bobotoh yang terus meneriakkan namanya dari tribun.
Meski senang dengan start awalnya, William tetap menekankan pentingnya progres secara bertahap.
“Untuk pertama, saya rasa ini bagus. Tapi kami masih harus menunjukkan progres. Harus selalu ada progres sedikit demi sedikit, karena ada banyak pemain baru dan Persib adalah tim besar, ada banyak suporter,” ujar William usai pertandingan.
Dalam dua laga awal Piala Presiden 2025, William tampil penuh determinasi. Golnya menjadi titik terang di tengah proses adaptasi yang masih berjalan.
Ia mengaku sangat terkesan dengan atmosfer stadion dan dukungan luar biasa dari Bobotoh.
“Saya melihat pada laga sebelumnya, dukungan yang diberikan sungguh gila. Sekarang yang terpenting melangkah step by step sebelum kami memulai liga dan harapannya tentu bisa memulai liga dengan baik,” tuturnya.
Bobotoh Bikin Merinding
Nama William terus digemakan sepanjang pertandingan. Gelandang 28 tahun itu tak bisa menyembunyikan rasa takjubnya terhadap fanatisme suporter Persib.
“Bobotoh itu sangat gila, kawan. Selalu memberikan dukungan yang fantastis dan saya harap selalu bisa merasakan itu setiap saat, karena sekarang saya sudah membela tim ini,” ujarnya sambil tersenyum.
Belum Fit, Tapi Sudah Cinta Bandung
William juga mengakui bahwa kondisinya saat ini belum 100 persen fit. Namun ia terus bekerja keras untuk memperbaiki kebugarannya bersama tim pelatih Persib.
“Ya, saya memperbaikinya step by step. Saya juga tentu percaya kepada pelatih dan staf yang ada di Persib. Coach Bojan juga selalu mendorong saya untuk percaya diri,” katanya.
Tak hanya itu, William juga mulai jatuh hati pada klub dan kota yang kini ia bela. Sebuah ikatan emosional yang bisa menjadi modal besar bagi perjalanan kariernya bersama Maung Bandung.
“Saya senang berada di sini. Saya cinta Bobotoh dan juga kota ini. Terima kasih Bobotoh,” tutupnya dengan penuh antusias.


Discussion about this post