BANDUNGFOOTBALL.COM — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan laga melawan Selangor FC pada lanjutan fase Grup G ACL 2, Kamis (23/10/2025), bukan sekadar duel antar klub, melainkan juga pertemuan dua negara dengan sejarah panjang rivalitas sepak bola: Indonesia dan Malaysia.
“Besok akan menjadi pertandingan yang sulit, saya ada persaingan antara Indonesia dan Malaysia di sana. Mereka adalah salah satu klub terbesar di Malaysia dan ini akan sulit. Mereka mengganti pelatihnya beberapa pekan lalu,” ujar Hodak dalam sesi jumpa pers di Graha Persib, Rabu (22/10/2025).
Juru taktik asal Kroasia yang sempat lama berkarier di sepak bola Malaysia itu menyadari kualitas lawan yang akan dihadapi. Ia menyebut lini serang Selangor sebagai kekuatan utama, namun tetap yakin Persib mampu memperpanjang tren positifnya.
“Setelah mengganti pelatih, mereka mulai membaik, jadi mereka juga dihuni pemain yang bagus. Terutama dalam penyerangan mereka sangat bagus, mencetak banyak gol,” ujar Hodak.
“Tapi kami juga sedang dalam tren kemenangan beruntun, jadi saya rasa, saya berharap, kami bisa mendapatkan hasil positif besok dan melanjutan itu,” tegasnya.
Bojan juga menyinggung perbandingan atmosfer sepak bola antara Bandung dan Malaysia. Ia menilai Stasion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menawarkan intensitas yang lebih hidup, bahkan dibandingkan final liga Malaysia.
“Lihat, stadionnya selalu penuh. Perbedaannya adalah di Bandung itu stadionnya lebih sering penuh dan juga atmosfer topnya lebih sering. Sedangkan di Malaysia beberapa tahun terakhir atmosfer topnya hanya di semifinal dan final. Di liga, hanya ketika bertemu JDT stadionnya penuh. Di laga lainnya, keriuhan suporternya tidak seperti di sini,” beber Bojan.
Soal Adaptasi Skuat Baru
Menanggapi anggapan bahwa Persib tampil berbeda di Liga dan Asia, Bojan Hodak menolak jika disebut sebagai strategi khusus. Ia menegaskan bahwa performa tim saat ini adalah buah dari proses panjang membangun skuat baru.
“Kami mengganti 22 pemain dari 31 musim lalu. Ini sepenuhnya skuat yang baru dan butuh waktu untuk (saling mengenal) dan bermain bersama. Saya harap setiap pertandingan kami lebih baik dan ini sudah terlihat. Ini proses yang normal di sepakbola,” jelasnya.
Lalu ketika disinggung soal rekor pertemuannya melawan Selangor saat masih melatih Kuala Lumpur City, Bojan justru tersenyum.
“Sebetulnya saya punya rekor bagus melawan mereka. Jadi bagi saya bagus ketika bermain melawan mereka dan ini tim yang berbeda, negara yang berbeda. Jadi ketika bermain di lapangan sendiri dan di hadapan suporter kami, ini adalah keuntungan bagi kami,” tutupnya.


Discussion about this post