BANDUNGFOOTBALL.COM — Persib Bandung mendapatkan suntikan tenaga berharga menjelang laga kontra PSIM Yogyakarta yang akan digelar Senin (4/5/2026).
Pelatih Bojan Hodak memberikan kabar terbaru mengenai kondisi salah satu bintang asingnya, Layvin Kurzawa, yang mulai menunjukkan performa menjanjikan di Pangeran Biru.
Meskipun kualitas teknisnya sudah diakui dunia, Bojan tetap berhati-hati dalam mengelola menit bermain pemain asal Prancis tersebut mengingat riwayat kebugarannya dalam beberapa musim terakhir.
Bojan Hodak mengungkapkan bahwa Kurzawa telah menjalani program pemulihan yang sangat disiplin bersama tim pelatih fisik. Mengingat posisinya yang sangat mengandalkan stamina, kebugaran menjadi faktor kunci sebelum ia diturunkan secara penuh.
“Kurzawa adalah pemain top, pemain berkualitas, tapi Kurzawa dalam dua tahun terakhir mengalami cedera, tidak banyak bermain. Jadi dia datang ke sini, dia melakukan segalanya dengan benar bersama pelatih fisik, dia naik tingkat selangkah demi selangkah, dan sekarang akhirnya dia siap karena posisinya yang menuntut banyak lari. Sentuhan serta pengetahuannya (tentang permainan) tidak pernah diragukan, dia bermain di level atas,” ujar Bojan Hodak dalam jumpa pers menjelang laga melawan PSIM.
“Jadi tentu saja kami senang dia kembali, dia bermain 45 menit di pertandingan terakhir dan melakukannya dengan baik. Kita akan lihat sekarang, ini adalah pertandingan kedua dalam empat hari, jadi kita akan lihat berapa lama dia bisa bermain. Dia harus pulih total dan kemudian kita akan lihat berapa lama dia bisa bermain, tapi yang pasti ini merupakan nilai tambah bagi kami,” imbuhnya.
Lebih jauh, Bojan menekankan bahwa kehadiran Kurzawa bersama Federico Barba bukan hanya soal taktik di lapangan, melainkan juga soal transfer ilmu. Memiliki rekan setim yang pernah bermain di level Piala Dunia dan liga top Eropa adalah kesempatan langka bagi para pemain muda Persib untuk belajar cara bereaksi dalam berbagai situasi pertandingan.
“Saya akan memberi tahu anda satu hal tentang pemain yang bermain di liga top Eropa, seperti Barba juga bermain di Serie A, La Liga. Kurzawa bermain di level Piala Dunia. Jadi, anak-anak di sini, pemain muda, beruntung para pemain ini datang ke sini karena dari mereka, mereka berpikir berbeda, mereka bereaksi berbeda dalam situasi yang berbeda dan pemain muda bisa belajar banyak dari mereka,” paparnya.
Dengan kondisi fisik yang terus meningkat, Kurzawa diharapkan bisa menjadi faktor pembeda saat Persib berupaya mengamankan tiga poin demi menjaga persaingan di papan atas klasemen. Saat ini, Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan koleksi 69 poin, bersaing ketat dengan Borneo FC yang memiliki jumlah poin yang sama.


Discussion about this post