BANDUNGFOOTBALL.COM — Pekan ketiga BRI Super League 2025/2026 bakal jadi panggung bersejarah.
Persib Bandung akan menantang PSIM Yogyakarta, tim yang akhirnya kembali ke kasta tertinggi setelah penantian panjang 17 tahun.
PSIM, yang kini menempati posisi keenam klasemen dengan raihan 4 poin, bukan lawan enteng.
Laskar Mataram sukses promosi usai mengalahkan PSPS Pekanbaru 2-1 di babak 8 besar Liga 2 2024/2025, sekaligus mengakhiri penantian sejak musim 2007/2008.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan. Menurutnya, PSIM sudah diperkuat nama-nama berpengalaman seperti Ze Valente, Haljeta, dan Vidal.
“Mereka sudah masuk ke divisi teratas, mereka merekrut beberapa pemain berpengalaman seperti Ze Valente, Haljeta, Vidal. Jadi mereka diperkuat pemain yang bagus. Jika memberi mereka ruang, akan berbahaya,” ujar Bojan.
“Mereka memiliki pemain berpengalaman dan bermain bagus di klub sebelumnya. Jadi mereka cukup bagus, berbahaya, dan mendapat hasil positif di laga sebelumnya. Menurut saya, kami harus fokus dan mencoba mendapatkan hasil yang positif,” lanjutnya.
Pertemuan ini juga menjadi yang pertama bagi kedua tim di era Super League. Terakhir kali PSIM dan Persib saling bentrok terjadi pada 2 Mei 2006, ketika kedua tim bermain imbang 1-1 di ajang Liga Indonesia.
Kini, 19 tahun berselang, duel klasik Jawa vs Sunda kembali tersaji dengan nuansa berbeda: PSIM membawa semangat baru, sementara Persib berupaya bangkit usai luka kekalahan di Jepara.


Discussion about this post