BANDUNGFOOTBALL.COM — Persib terus mematangkan persiapan jelang laga tandang menghadapi Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Meski di atas kertas unggul, pelatih Bojan Hodak menegaskan laga ini tak akan berjalan mudah.
Pertandingan bakal digelar di Stadion H Agus Salim Padang pada Minggu (5/4/2026).
Semen Padang yang saat ini berada di zona degradasi diprediksi tampil habis-habisan demi mengamankan poin di kandang sendiri. Situasi ini membuat Persib harus ekstra waspada.
“Melawan Semen Padang akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka bermain di kandang dan mereka saat ini berada di zona degradasi. Saya rasa mereka akan tampil 200 persen. Jadi ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi saya harap kami akan menemukan cara untuk mendapatkan hasil positif dari sana,” ujar Bojan.
Di sisi lain, Persib dipastikan tidak akan diperkuat beberapa pemain kunci. Patricio Matricardi (Pato) dan Frans Putros harus absen karena akumulasi kartu kuning. Namun, kabar baiknya sejumlah pemain lain sudah kembali tersedia.
“Tanpa Pato dan Putros, mereka terkena sanksi kartu kuning. Tapi Lucho sudah kembali, Julio sudah kembali. Jadi saya pikir kami punya 23 sampai 25 pemain, jadi setiap orang harus bekerja keras untuk gajinya,” tegasnya.
Untuk kondisi Layvin Kurzawa, Bojan menyebut sang pemain hanya mengalami gangguan ringan.
“Kurzawa sedang sakit hari ini, saya rasa besok dia akan kembali,” tambahnya.
Terkait jeda kompetisi yang cukup panjang, Bojan mengakui hal itu bisa berdampak pada performa tim. Namun ia tak terlalu memusingkan soal permainan, selama hasil akhir tetap sesuai target.
“Sejujurnya, biasanya kalau setelah masa jeda, pada pertandingan pertama itu kami tidak bermain terlalu bagus. Tapi saya tidak peduli bagaimana cara kami bermain, saya hanya berharap hasilnya akan bagus,” ungkapnya.
Selain itu, faktor perjalanan juga menjadi perhatian. Meski harus menempuh perjalanan darat sebelum terbang, Bojan menilai situasi kini jauh lebih baik dengan adanya kereta cepat.
“Sedikit lebih sulit, tapi sekarang karena kita punya Whoosh (Kereta cepat), itu jadi lebih mudah karena kita naik Whoosh lalu terbang dari Halim. Jadi tidak apa-apa, mungkin lebih baik daripada harus tiga jam di dalam bus,” jelasnya.
Ia pun menambahkan, jika ke depan Persib bisa terbang langsung dari Bandung, hal tersebut akan menjadi keuntungan besar bagi tim.
“Waktu perjalanan yang lebih singkat selalu lebih baik,” tutup Bojan.
Dengan kondisi skuad yang mulai kembali lengkap dan posisi di puncak klasemen, Persib tetap membidik hasil maksimal demi menjaga tren positif di sisa musim ini.


Discussion about this post