• PASANG IKLAN
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
Bandungfootball.com ||
Minggu, 6 September 2026
  • BERANDA
  • PERSIB
  • PERSIB PUTRI
  • BANDUNG UNITED
  • INDONESIA FOOTBALL
  • HALIK KU AING
  • MIPIR GAWIR
  • MOJANG FOOTBALL
  • BERANDA
  • PERSIB
  • PERSIB PUTRI
  • BANDUNG UNITED
  • INDONESIA FOOTBALL
  • HALIK KU AING
  • MIPIR GAWIR
  • MOJANG FOOTBALL
No Result
View All Result
Bandungfootball.com ||
No Result
View All Result
Home Indonesia

Edisi ke-8 Piala Presiden: Mandiri Secara Finansial, Meringankan Rakyat, Menggerakkan UMKM

0
Edisi ke-8 Piala Presiden: Mandiri Secara Finansial, Meringankan Rakyat, Menggerakkan UMKM
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNGFOOTBALL.COM—Panggung pramusim Piala Presiden 2026 resmi ditutup dengan drama manis kemenangan Persebaya Surabaya atas Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Kamis (6/8/2026).

Memasuki edisi kedelapan sejak pertama kali bergulir pada 2015, turnamen pramusim paling bergengsi di Tanah Air ini kembali membuktikan konsistensinya dalam menjaga transparansi, menghadirkan kompetisi berkualitas, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Dua Prinsip Utama: Transparan dan Tanpa Uang Negara

Kredit foto : Dokumentasi Piala Presiden

Sejak edisi perdana, keterbukaan pengelolaan keuangan menjadi pilar utama yang terus dijaga. Usai menyaksikan laga Persib Bandung vs Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) malam, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, menyampaikan langsung dua prinsip utama penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Nomor satu, benar-benar transparan. Jadi, kami diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (PwC), auditor yang levelnya internasional. Yang kedua, kami tidak menggunakan uang negara,” ujar pria yang akrab disapa Ara itu.

Ara menegaskan bahwa turnamen ini sama sekali tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dana dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keterbukaan dan audit internasional PwC dipandang sebagai alat ukur penting untuk membangun reputasi serta kepercayaan publik dan sponsor sepanjang delapan edisi penyelenggaraan.

“Delapan kali Piala Presiden, kami berpikir keras bagaimana membangun reputasi dan kepercayaan. Salah satu alat ukur transparansi adalah audit. Karena itu kami bersama PwC sebagai alat ukur berkelas internasional,” kata Maruarar, yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Permukiman RI.

Sponsor Terus Merangkak Naik Hingga Rp100 Miliar

Komitmen tidak menggunakan uang negara berbanding lurus dengan aksi nyata menghadirkan hiburan yang merakyat serta menggerakkan ekonomi kecil. Pihak penyelenggara mematok harga tiket yang sangat terjangkau bagi masyarakat umum, yakni Rp50.000 untuk seluruh kategori.

Tingginya kepercayaan dari pihak swasta membuat nilai sponsor yang masuk melampaui target awal. Di awal turnamen pada Sabtu (25/7/2026) malam, Maruarar sempat membeberkan perkembangan angka sponsor kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

“Per hari ini saya laporkan Pak Ketum (Erick Thohir), ada Rp 50 miliar yang sudah terkumpul. Ini totalnya 50 atau 60 ya? 60 dong, sudah Rp 60 miliar. Masih berlanjut kayaknya,” kata Ara.

Prediksi tersebut terbukti tepat. Hingga penghujung perhelatan Piala Presiden 2026, total dukungan sponsor dari sektor swasta nasional merangkak naik hingga menembus angka fantastis Rp100 miliar.

Hiburan Rakyat Terjangkau & Pemberdayaan UMKM

Foto: tangkapan layar instagram Official Piala Presiden

Komitmen tidak menggunakan uang negara berbanding lurus dengan aksi nyata menghadirkan hiburan yang merakyat serta menggerakkan ekonomi kecil. Pihak penyelenggara mematok harga tiket yang sangat terjangkau bagi masyarakat umum, yakni Rp50.000 untuk seluruh kategori.

“Saya rasa ini betul-betul hiburan rakyat. Tiketnya bisa terjangkau sama masyarakat. Ada hiburan yang berkualitas dan terjangkau tiketnya, aman. Kemudian makanannya juga enak, bersih,” tutur Ara.

Selain tiket terjangkau, Piala Presiden 2026 secara konkret memberdayakan ekosistem UMKM di tiga wilayah penyelenggara (Bandung, Surabaya, dan Bali). Bersama jajaran panitia dan Mendagri Tito Karnavian, Ara sempat meninjau langsung para pelaku usaha di area stadion.

“UMKM-nya ada dua jenis: yang sudah namanya bagus, sudah mapan di daerah sekitar Bandung, dan yang dipilih yang akan juga bagus ke depannya. Senangnya adalah ramai dan laku. Jadi, kami mengenalkan juga UMKM yang baru berkembang supaya ada dampaknya dari Piala Presiden ini,” tuturnya.

Pada akhir turnamen, Ara mengungkapkan bahwa total perputaran transaksi UMKM selama ajang bergulir berhasil mencatatkan angka Rp1,5 miliar, atau meningkat 27 persen dibandingkan edisi sebelumnya.

Hadiah Resmi Dinaikkan, Bantu Jaga Stabilitas Keuangan Klub

Seiring meningkatnya nilai sponsor swasta, Maruarar Sirait mengambil keputusan di tengah jalan untuk menaikkan nilai apresiasi bagi klub-klub peserta.

“Hari ini saya putuskan untuk menaikkan hadiah. Juara satu dari semula Rp6 miliar dinaikkan menjadi Rp8 miliar. Kemudian untuk peringkat 2 ditambah Rp500 juta, peringkat 3 ditambah Rp500 juta, dan peringkat 4 ditambah Rp500 juta. Tidak boleh ada angka turun, kebaikan harus makin tinggi supaya pemain dan klub makin semangat serta bersaing secara sehat,” jelas Maruarar.

Rincian distribusi apresiasi resmi Piala Presiden 2026:

  • Juara I: Persebaya Surabaya berhak mengantongi Rp8 miliar usai menumbangkan Persib Bandung lewat adu penalti 6-5 (setelah imbang 1-1 hingga extra time).
  • Runner-up (Peringkat 2): Persib Bandung mengantongi Rp3,5 miliar.
  • Peringkat 3: Persija Jakarta mengantongi Rp2,5 miliar.
  • Peringkat 4: Arema FC mengantongi Rp1,5 miliar.

(Catatan: Tim yang terhenti di fase grup tetap mengantongi uang partisipasi masing-masing sebesar Rp250 juta).

Hadiah ini jauh lebih besar dari edisi Piala Presiden sebelum-sebelumnya. Angka hadiah tersebut diharapkan bisa membantu keuangan klub menjelang kompetisi resmi musim 2026/2027.

Pramusim Berkualitas Jelang Kompetisi Resmi

Persib Bandung menang 2-1 atas Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Selasa (4/8/2026).

Piala Presiden 2026 mendapat sambutan positif dari pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Turnamen pramusim itu menjadi bagian krusial dari agenda pramusim sebelum bergulirnya Super League 2026/2027. Menurutnya, kehadiran turnamen pramusim sangat penting untuk menjaga atmosfer kompetitif klub sekaligus membantu tim membangun chemistry sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Piala Presiden kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi. Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan. Banyak pemain belum mencapai kondisi ideal, sehingga kami membutuhkan waktu untuk menyempurnakan semuanya,” ujar Coach Tavares, Kamis (23/7) lalu.

“Bagi saya, Piala Presiden adalah kesempatan untuk membangun tim. Saya ingin mengetahui pemain mana yang paling siap bermain dalam atmosfer pertandingan sesungguhnya, bukan hanya saat latihan,” timpalnya.

Pengalaman kompetitif serupa dirasakan oleh klub peserta lainnya. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, turut mengakui manfaat besar turnamen ini bagi kesiapan teknis timnya usai melakoni lima laga intensif.

“Lima pertandingan di Piala Presiden sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” tegas Marcos Santos.

Meski laga berjalan keras di dalam lapangan, sportivitas tetap dijunjung tinggi. Pemain dan ofisial saling menghormati usai peluit panjang dibunyikan, menegaskan bahwa rivalitas panas hanya berlangsung selama pertandingan.

Lomba Media dan Masyarakat Umum Rp300 Juta


Piala Presiden 2026 juga memberikan panggung kreativitas bagi ekosistem media hingga masyarakat umum. Pihak penyelenggara menggelar Lomba Karya Jurnalistik dan Media Sosial yang terbagi dalam beberapa sesi (pembukaan, semifinal, hingga final).

Kompetisi ini tidak hanya diisi oleh awak media profesional, tetapi juga membuka kategori media sosial yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, content creator, dan para suporter. Total hadiah lomba media di babak final ini ditingkatkan hingga menembus Rp300 juta.

Lebih dari Sekadar Panggung Pramusim

Ilustrasi

Penutupan Piala Presiden 2026 menandai suksesnya perjalanan delapan edisi dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik. Melalui transparansi audit PwC, kemandirian dari dana swasta, tiket terjangkau, pemberdayaan UMKM, hingga keterbukaan terhadap kritik, Piala Presiden 2026 berhasil menetapkan standar ideal bagi pengelolaan industri olahraga nasional.

 

Penulis: Novirahmaya

Discussion about this post

POPULER

  • Jelang Duel Panas di Samarinda, Bojan Hodak: Tekanan Justru Ada di Mereka

    Jelang Duel Panas di Samarinda, Bojan Hodak: Tekanan Justru Ada di Mereka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditahan Barito Putera, Persib Tutup Musim dengan Pahit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tactical-Template: 29 Pemain Mendapat Menit Bermain di Era Mario Gomez, Starting Eleven Seakan Tak Tergantikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kelme Resmi Jadi Apparel Timnas Indonesia, Ungguli 6 Merek Lain dan Siap Hadapi Tekanan Suporter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang SEA Games 2025, Indra Sjafri Panggil Dua Pemain Persib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Bandungfootball.com ||

© 2017 Bandungfootball.com

Navigate Site

  • Terms & Conditions
  • Privacy Police

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERSIB
  • PERSIB PUTRI
  • BANDUNG UNITED
  • INDONESIA FOOTBALL
  • HALIK KU AING
  • MIPIR GAWIR
  • MOJANG FOOTBALL

© 2017 Bandungfootball.com