BANDUNGFOOTBALL.COM – Pelatih Persib Bandung Mario Gomez, bereaksi dengan dijatuhkannya sanksi yang dirasa telalu memberatkan Maung Bandung pasca pertandingan Persib Vs Persija, 23 September 2018 lalu. Persib dijatuhi hukuman melanjutkan kompetisi Liga 1 2018 dengan laga usiran di pulau Kalimantan dan tanpa bisa ditemani langsung oleh Bobotoh sampai setengah musim di musim 2019 mendatang.
Mario Gomez terang-terangan menolak keras sanksi yang dijatuhkan oleh komisi disiplin PSSI pada timnya. Bahkan pelatih berkebangsaan Argentina ini, mengancam tidak akan melanjutkan sisa kompetisi Liga 1 2018.
“Bagi saya jika ini resmi, itu (hukuman) gila. Tentu ini terlalu banyak (hukuman) dan saya tidak mau bermain dengan situasi seperti ini. Lebih baik tidak perlu bertanding,” ugkap Mario Gomez di Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (2/10) dilansir inilahkoran.com.
Selain sanksi ‘diusir’ dari pulau Jawa untuk Persib, beberapa punggawa Pangeran Biru juga terkena sanksi larangan bermain dan teguran keras pemain tersebut diantaranya Joni Bauman (larangan bermain 2 kali pertandingan), Ezechiel Ndouassel (larangan bermain 5 kali pertandingan), Bojan Malisic (larangan bermain 4 kali pertandingan dan Ardi Idrus (teguran keras).
Panitia pelaksana Persib Bandung pun tidak luput dari hukuman komdis PSSI, ketua Panpel pertandingan & security officer berupa larangan ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama 2 (dua) tahun, serta Panpel Persib Bandung didenda sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah).
BERITA TERKAIT
Persib U16, Persib U19 dan Maung Anom Juga Tak Luput Dari Sanksi
Digembosi! Seperti Ini Rentetan Sanksi Yang Diberikan Komdis Untuk Persib
Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Untuk Bojan Malisic
Ardi Dapat Teguran Keras Dari Komdis
PSSI Segera Umumkan Sanksi Terkait Laga Persib vs Persija


Discussion about this post