BANDUNGFOOTBALL.COM — Head Coach Persib Bandung, Igor Tolic, kembali melemparkan pernyataan menarik jelang bentrok panas El Clásico Indonesia kontra Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Sabtu (11/9/2026).
Dalam sesi jumpa pers resmi pada Jumat (11/9/2026), Tolic menanggapi dua isu hangat yang menjadi perbincangan publik, yaitu absennya pendukung Persib (Bobotoh) di stadion serta penilaian mendalam terkait apresiasi suporter dalam bentuk kreasi koreografi (tifo).
Menanggapi larangan hadir bagi suporter tamu meski regulasi umum telah dicabut, Tolic memilih bersikap bijak dan menghormati keputusan pihak berwenang demi menjaga keamanan bersama.
“Ya saya pikir ini bukan wewenang dari kami untuk memutuskan hal tersebut. Saya rasa pihak kepolisian yang paling tahu dan kami harus mengikuti petunjuk agar semua orang aman,” tutur Tolic.
Ia menambahkan bahwa fokus utama seluruh elemen tim maupun suporter adalah keselamatan dan nilai keluhuran olahraga.
“Saya rasa baik di Jakarta maupun di Bandung itu sama saja. Semoga tidak ada kerusuhan, tidak ada hal buruk, pertandingan selesai secara sportif, siapa yang lebih baik yang menang, tidak ada yang cedera, semua orang aman, dan kita semua bisa menikmati sepak bola besok,” lanjutnya.
Tak hanya soal regulasi suporter, Tolic juga memberikan pesan menohok saat ditanyai apakah kemenangan atas Persija akan membuat timnya merasa ‘layak’ mendapatkan penghargaan tifo dari para fans. Bagi Tolic, kehormatan dan pengakuan dari suporter tidak bisa diraih secara instan hanya dengan memenangi satu laga derbi semata.
“Anda belum layak untuk mendapatkan tifo hanya dari pertandingan ini. Anda harus memenangkan sesuatu, Anda harus bisa membuktikan diri secara konsisten. Tidak ada yang menjadi hebat hanya setelah menjalani satu pertandingan,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Ia pun menekankan pentingnya konsistensi performa sepanjang musim sebelum memikirkan selebrasi atau apresiasi megah dari para pendukung.
“Anda harus melakukannya secara konsisten dengan cara terbaik. Pada akhirnya jika Anda mendapatkan penghargaan semacam itu, itu bagus. Tapi tidak ada yang berhak mendapatkannya di awal atau sejak permulaan,” pungkasnya.


Discussion about this post