BANDUNGFOOTBALL.COM — Komisaris Persib, Umuh Muchtar, memberikan suntikan motivasi langsung kepada para pemain jelang laga krusial menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Persib memang menghadapi situasi tak ideal saat bertandang ke Stadion B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026). Maung Bandung dipastikan tanpa tiga sosok penting, yakni pelatih Bojan Hodak, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea akibat hukuman akumulasi kartu.
Menanggapi situasi tersebut, Umuh meminta seluruh pemain yang tampil untuk tetap percaya diri dan tidak merasa hanya sebagai pelapis.
“Saya tadi bilang, kalian walaupun Bojan tidak menghadiri langsung di lapangan, Lucho tidak ada, Barba tidak ada, tapi kalian itu bukan cadangan. Semuanya sama. Kalian itu pemain inti,” ujar Umuh saat diwawancarai wartawan usai sesi latihan di Lapangan Pendamping Stadion GBLA, Rabu (13/5/2026).
Ia menegaskan seluruh pemain Persib merupakan pilihan terbaik dan tetap punya tanggung jawab besar menjaga performa tim.
“Jadi bukan cadangan, kalian semua ini adalah pemain pilihan. Jadi harus tetap bisa menang,” lanjutnya.
Minta Persib Tetap Libas PSM
Umuh juga mengingatkan para pemain agar tak terlena usai kemenangan besar atas Persija Jakarta di laga sebelumnya.
Menurutnya, pertandingan melawan PSM memiliki cerita berbeda dan Persib tetap wajib mengincar kemenangan demi menjaga peluang juara.
“Saya pun bangga kemarin kalian bisa mengalahkan Jakarta (Persija). Nah sekarang ceritanya berbeda. Besok pun harus tetap melibas Makassar,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Pak Haji Umuh itu optimistis skuad Persib memiliki mental juara untuk menghadapi tekanan di sisa musim ini.
“Insya Allah semua anak-anak siap, pemain siap untuk bertempur. Kita harus tetap punya mental juara,” katanya.
Singgung Teror Kembang Api
Dalam kesempatan itu, Umuh juga menyinggung insiden teror kembang api di hotel tempat menginap yang sempat dialami Persib jelang laga lawan Persija. Namun ia meminta pemain tidak terpengaruh dengan situasi di luar lapangan.
“Buktinya kemarin kita juga diteror kembang api dan segala macam cara, tetapi saya bilang kalian punya mental juara. Jangan dipikirkan,” ungkap Umuh.
Ia bahkan meminta para pemain tetap menjaga kondisi dan memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin.
“Yang kurang tidur, istirahat dulu pagi harinya,” ujarnya.
Puji Sambutan di Makassar
Meski sempat mengalami gangguan sebelumnya, Umuh justru memberikan pujian terhadap sambutan masyarakat di daerah lawan.
Menurutnya, warga Makassar maupun Balikpapan memperlakukan rombongan Persib dengan baik.
“Mudah-mudahan dengan Makassar sekarang orang-orangnya sangat ramah dan baik. Kemarin saat di Balikpapan juga sangat ramah, orang-orang sana baik,” katanya.
Ia menduga gangguan yang terjadi sebelumnya dilakukan oleh oknum tertentu.
“Jadi mungkin pendatang-pendatang saja yang tidak jelas yang membuat masalah,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Umuh kembali meminta doa agar Persib bisa mengakhiri musim dengan gelar juara.
“Insya Allah ke depan lebih baik. Doakan Persib juara. Amin,” pungkasnya.


Discussion about this post