BANDUNGFOOTBALL.COM — Persib Bandung kembali mendatangkan amunisi baru untuk memperkuat lini belakangnya jelang bergulirnya Liga 1 dan AFC Champions League Two musim 2025/26.
Kali ini, Maung Bandung sukses merekrut Alfeandra Dewangga Santosa, bek tangguh dan multitalenta yang sebelumnya menjadi andalan PSIS Semarang.
Pemain kelahiran Semarang, 28 Juni 2001 ini, telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Persib.
Kedatangannya menjadi bagian dari rencana besar tim dalam membangun skuad yang solid dan fleksibel guna menghadapi padatnya jadwal kompetisi.
“Wilujeung sumping, Alfeandra Dewangga. Persib dan Bobotoh menyambutmu dengan penuh semangat, harapan besar, dan ekspektasi tinggi. Kami yakin, Dewa akan membawa warna baru dan memperkuat soliditas tim,” ujar Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.
Adhitia mengungkapkan bahwa perekrutan Dewa merupakan hasil diskusi dengan pelatih kepala Bojan Hodak, yang memang menginginkan pemain dengan kemampuan bermain di beberapa posisi.
“Coach Bojan menyukai pemain yang bisa bermain di berbagai posisi, dan Alfeandra adalah salah satu opsi yang kami nilai sangat cocok. Ia mampu bermain sebagai bek tengah, bek kiri, hingga gelandang bertahan, menjadikannya aset penting untuk dinamika taktik tim musim ini,” tambahnya.
Alfeandra merupakan sosok penting dalam perjalanan PSIS selama lima musim terakhir.
Ia menjalani debut di Liga 1 pada 2020 saat masih berusia 19 tahun, meski musim tersebut terhenti karena pandemi. Sejak itu, performanya terus menanjak dan ia tampil konsisten di lini belakang.
Selama memperkuat PSIS, Dewangga tampil dalam 94 pertandingan dan mencetak lima gol.
Di musim 2024/25, ia tampil dalam 26 laga, menyumbang satu gol dan dua assist, serta menunjukkan kepemimpinan yang semakin matang di atas lapangan.
Tak hanya bersinar di level klub, Dewangga juga punya jejak prestasi di level internasional.
Ia telah membela Timnas Indonesia dari kelompok usia U-19, U-23, hingga tim senior, menjadikannya salah satu bek muda dengan pengalaman dan jam terbang tinggi.
Kehadiran Dewa semakin menegaskan ambisi Persib untuk membangun tim dengan kualitas nasional dan daya saing di level Asia Tenggara, baik dari aspek teknis maupun mentalitas juara.


Discussion about this post