BANDUNGFOOTBALL.COM — Pesta juara Persib Bandung musim ini menyisakan banyak cerita, dan satu di antaranya datang dari sosok tangguh di lini belakang: Victor Igbonefo.
Bek naturalisasi ini kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia setelah sukses mengangkat trofi Liga 1 2024/25 bersama Maung Bandung.
Bersama Persib, Igbonefo menjadi bagian dari skuad yang menuntaskan perjalanan dramatis di Championship Series.
Gelar juara musim ini pun menjadi bintang keempat yang resmi tersemat di logo Persib Bandung.
Kota Bandung pun bersorak, konvoi akbar bersama Bobotoh jadi saksi saat Maung Bandung resmi mengangkat trofi di tengah lautan euforia.
Tapi bagi Igbonefo, gelar ini juga bermakna pribadi.
Sebab, ini adalah gelar keempat dalam kariernya di Liga Indonesia, dan yang kelima secara keseluruhan jika menghitung keberhasilannya mengantar tiga klub berbeda menjadi kampiun.
Sebelum Persib, Igbonefo lebih dulu mengangkat trofi bersama Persipura Jayapura (ISL 2008/09 dan 2010/11), kemudian bersama Arema Indonesia (2009/10). Kini, bersama Maung Bandung, ia mencatat sejarah baru.
“Aku sangat berhasil, dan ini berkat dari Tuhan. Aku sangat bersyukur kepada Tuhan, dan ini anugerah dari Tuhan di perjalanan karier aku. Aku bangga bisa dapat lima bintang, tidak mudah. Tanpa Tuhan tidak bisa,” ujar Igbonefo saat diwawancarai.
Perjalanan Karier Igbonefo tak hanya sampai disitu, tapi juga penuh warna dan konsistensi.
Ia bukan hanya pemain yang lewat begitu saja di Liga Indonesia ia adalah bagian dari sejarah, dari ruang ganti juara, dari tim yang bertarung hingga peluit akhir.
Kini, saat lima bintang terpatri dalam perjalanan kariernya, Igbonefo resmi sejajar dengan nama-nama besar yang pernah menaklukkan kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.
Dan untuk Persib Bandung, bintang keempat kini sudah tersemat di dada.
Tapi untuk Victor Igbonefo, bintang kelima adalah cerita tentang kesetiaan, kerja keras, dan takdir yang menjadikannya legenda hidup Liga 1.


Discussion about this post