BANDUNGFOOTBALL.COM — Persib Bandung sukses mengamankan tiket lolos ke babak 16 besar ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 setelah mengalahkan Bangkok United 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 10 Desember 2025.
Selepas laga, pelatih Persib, Bojan Hodak, membahas performa sederet pemainnya yang mulai menunjukkan perkembangan signifikan di fase krusial musim ini, khususnya Ulliam Barros, Andrew Jung, dan Ramon Tanque.
Bojan Hodak menyoroti khusus penampilan para penyerang yang kini semakin produktif. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Ramon, yang kembali mencetak gol dan menunjukkan grafik peningkatan yang konsisten.
“Dia adalah striker, kadang dia berkali-kali gagal mencetak gol, tapi ketika bisa mencetak gol, dia sulit dihentikan. Saya sangat senang, karena bisa dilihat, di awal kami memiliki tim yang benar-benar baru. Barros mulai mencetak gol, lalu Jung mencetak gol, dan sekarang Ramon yang mulai mencetak gol. Bagus ketika dalam grup ini ada beberapa yang bisa mencetak gol, karena yang terpenting adalah tim,” kata Bojan Hodak dalam sesi jumpa pers selepas laga melawan Bangkok United.
Menurut Hodak, fakta bahwa tiga penyerang berbeda mampu menyumbang gol adalah tanda positif bahwa struktur permainan Persib semakin matang. Variasi pencetak gol membuat Persib lebih fleksibel dan tidak hanya mengandalkan satu nama di lini depan.
Juru taktik asal Kroasia itu juga memberikan pujian besar kepada Barros, yang dinilainya tampil menonjol bukan hanya karena mencetak gol, tetapi juga karena kontribusi defensifnya.
“Barros melakukan tugasnya dengan sangat baik. Ini bukan hanya tentang mencetak gol, tapi soal bagaimana cara dia bermain. Barros bermain fantastis, dia bisa mencetak gol dan juga bisa ikut bertahan. Ini yang terpenting di sepakbola dan karena itu kami merekrut dia,” jelasnya.
Selain lini depan, Hodak juga memberikan update mengenai Rezaldi Hehanussa yang kembali tampil setelah absen hampir satu tahun karena cedera cartilage.
“Ini bukan debut baginya, dia bermain untuk kami ketika juara tapi dia mengalami cedera cartilage. Dia harus absen selama sekitar satu tahun. Musim ini dia memulai dengan mengikuti pramusim dan kembali harus menerima sedikit cedera. Ini normal bagi pemain yang baru kembali dari cedera. Yang penting dia sudah bisa kembali bermain dan perlahan, sedikit demi sedikit dia akan kembali menemukan kepercayaan dirinya,” bebernya.
Kembalinya Rezaldi menjadi tambahan amunisi penting bagi Persib mengingat ketatnya jadwal dan rotasi yang dibutuhkan untuk menjaga konsistensi performa tim.


Discussion about this post