BANDUNGFOOTBALL.COM — Kemenangan Persib Bandung atas Bangkok United di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) membawa suasana bahagia di ruang ganti Maung Bandung.
Namun bagi Saddil Ramdani, kemenangan itu bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi untuk melangkah lebih jauh.
“Alhamdulillah semua happy, senang, tapi itu juga menjadi motivasi untuk pertandingan berikutnya,” ujar Saddil.
“Pertandingan masih panjang, jadi kita fokus untuk latihan lebih keras lagi dan menatap laga selanjutnya.”
Fokus Jeda Latihan
Persib memiliki waktu sekitar sepuluh hari sebelum kembali berlaga. Menurut Saddil, jeda ini dimanfaatkan tim untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat aspek fisik sesuai program dari pelatih.
“Kita percayakan semuanya pada schedule dari pelatih. Hari ini kita sudah mulai latihan fisik juga, karena kemarin tidak terlalu berat. Jadi sekarang waktunya jaga kondisi dan tetap fokus pada target yang sudah ditetapkan manajemen,” katanya.
Kebersamaan dalam Tim: “Adam Alis Itu Contoh Buat Kami”
Selain soal latihan, Saddil juga menyinggung suasana kekeluargaan di ruang ganti Persib. Ia mengungkapkan bahwa Adam Alis menjadi sosok yang berperan besar menjaga kehangatan di dalam tim, termasuk saat menyambut pemain baru seperti Eliano Reijnders.
“Yang pertama ngajak Eliano masuk circle itu Bang Adam. Dia peduli banget, bukan cuma ke Eliano tapi ke semua. Jadi dia itu patut kami contoh, karena bikin suasana tim gak boring, gak sepi,” tutur Saddil sambil tersenyum.
Pesan untuk Bobotoh
Di akhir wawancara, pemain asal Sulawesi Tenggara itu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bobotoh yang selalu memberikan dukungan penuh untuk tim.
“Terima kasih buat semua Bobotoh atas dukungannya. Saya berharap kekeluargaan dan kebersamaannya tetap terjaga. Buat tim juga semoga tetap fokus dan terus bekerja keras,” tutupnya.
Dengan atmosfer positif dan semangat kekeluargaan yang terus dijaga, Persib kini menatap laga berikutnya dengan penuh percaya diri.
Kemenangan lawan Bangkok bukan akhir, tapi awal langkah baru bagi Maung Bandung di pentas Asia.


Discussion about this post