BANDUNGFOOTBALL.COM — Pelatih Persib, Bojan Hodak, memprediksi duel kontra Bhayangkara Presisi Indonesia FC bakal berjalan sulit. Menurutnya, Bhayangkara menjadi salah satu tim paling berbahaya di putaran kedua musim ini.
Skuad Persib di pekan ke-30 ini bakal dijamu Bhayangkara Presisi Lampung FC yang digelar pada Kamis (30/4/2026) di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan pada Rabu (29/4/2026), Bojan menilai kebangkitan Bhayangkara tak lepas dari kedatangan beberapa pemain baru di lini depan.
“Bhayangkara berada di papan atas. Saya pikir di paruh kedua musim ini mereka adalah salah satu tim terbaik. Mereka merekrut tiga penyerang baru dan setelah itu mereka menjadi sangat berbahaya, terutama dalam serangan balik,” ujar Bojan.
Ia menyebut duel nanti akan mempertemukan dua tim dengan ambisi besar yang berbeda.
“Mereka berjuang untuk masuk empat besar, kita berjuang untuk menjuarai liga. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang bagus bagi para penggemar,” katanya.
Bojan Blak-blakan Soal Henry dan Sidibe
Juru taktik asal Kroasia itu juga mengungkap fakta menarik soal dua pemain berbahaya Bhayangkara, yakni Henry (Bernard Doumbia) dan Moussa Sidibe. Ia ternyata sudah lama mengagumi keduanya.
“Saya kenal Henry, saya sempat ingin merekrutnya saat di KL (Kuala Lumpur), tapi dia terlalu mahal,” ungkap Bojan.
Sementara Sidibe, menurutnya, sempat masuk radar Persib sebelum musim dimulai.
“Sidibe juga sebenarnya kami inginkan dengan status pinjaman sebelum musim dimulai, tapi JDT tidak mau melepasnya,” lanjutnya.
Meski mewaspadai kekuatan lawan, Bojan tetap percaya dengan kualitas skuad Persib.
“Kami juga punya beberapa pemain bagus, mereka juga perlu memikirkan kami,” tegasnya.
Santai soal Persaingan dengan Borneo
Persaingan papan atas yang makin ketat bersama Borneo FC Samarinda disebut tidak membuat Bojan panik.
“Kami berada di nomor satu selama tiga tahun, semua orang ingin mengalahkan kami,” katanya.
Ia menegaskan fokus Persib hanya tertuju pada pertandingan mereka sendiri.
“Jika kita memenangkan semua pertandingan, kita akan menjadi nomor satu,” ucapnya.
Kondisi Eliano dan Lucho
Bojan juga memastikan Eliano Reijnders tidak akan tampil di laga kontra Bhayangkara demi menghindari risiko cedera lebih parah.
“Eliano tidak akan bermain besok tetapi dia akan siap untuk pertandingan berikutnya. Kami hanya tidak ingin mengambil risiko,” jelasnya.
Sementara kondisi Lucho disebut mulai membaik dan diproyeksikan siap untuk laga berikutnya.
Singgung Penalti Borneo FC
Di akhir sesi, Bojan sempat menyinggung kemenangan Borneo FC dengan skor 1-0 yang diwarnai perdebatan soal penalti pada pertandingan melawan Persik.
“Semua orang membicarakan soal penalti. Situasi yang sama seperti saat kami bermain melawan Borneo di sana. Tapi waktu itu penalti, sekarang tidak penalti,” ucapnya sambil tersenyum.
“Keberuntungan, keberuntungan,” tutup Bojan.


Discussion about this post