BANDUNGFOOTBALL.COM — Persib Bandung tampil ganas dan penuh percaya diri saat menghajar Madura United 4-1 pada lanjutan Super League 2025/2026, Minggu (30/11/2025). Di tengah atmosfer panas dan tekanan laga tandang, Maung Bandung justru berubah menjadi tim yang paling mematikan di atas lapangan.
Persib mencetak empat gol lewat Luciano Guaycochea, Federico Barba, Uilliam Barros Pereira, dan Thom Haye. Sementara Madura Untied hanya membalas lewat penalti Balotelli.
Kemenangan telak ini bukan hanya memperkuat posisi Persib di papan atas, tetapi juga menegaskan kedisiplinan serta kualitas rotasi skuat yang dibangun Bojan Hodak.
Namun, sorotan terbesar justru hadir dari komentar sang pelatih, Bojan Hodak yang malam itu membuka beberapa “fakta mengejutkan” mengenai kondisi tim, proses adaptasi pemain baru, hingga keputusan memainkan talenta termuda di liga.
Juru taktik asal Kroasia itu tak sekadar puas dengan kemenangan besar. Ia bicara blak-blakan soal kondisi tim yang sebenarnya masih terkuras akibat jadwal yang padat.
“Saya rasa ini pertandingan yang bagus, kami memang cukup kelelahan karena memainkan banyak pertandingan tapi saya sangat senang karena menang. Kami mampu mencetak empat gol dan finishing kami ada di sana. Kami juga mengatur tim ini dengan mengistirahatkan beberapa pemain, jadi di laga berikutnya tidak ada pemain yang cedera. Semua sudah kembali, kami cuma harus memantau kondisi Jung karena dia ada cedera ringan. Tiga laga di depan itu sangat penting bagi kami,” bebernya selepas laga.
Komentar ini menegaskan bahwa kemenangan Persib justru hadir dalam situasi fisik yang tidak ideal, sebuah fakta yang memperkuat impresi bahwa level permainan Maung Bandung saat ini sedang menanjak signifikan.
Hodak kemudian mengungkap cerita yang jarang terdengar: betapa besarnya perubahan komposisi tim musim ini, serta bagaimana proses adaptasi pemain baru tidak semudah yang terlihat. Ia pun mengomentari performa Alfeandra Dewangga.
“Lihat, ketika anda memiliki banyak pemain baru, kami mengubah 22 pemain dari 31 pemain yang ada, ini sangat banyak. Jadi saat mereka masuk, mereka itu membutuhkan waktu. Beberapa dari mereka butuh beberapa pekan (adaptasi), ada juga yang butuh beberapa bulan. Jadi hal yang sama dialami Wiliam, dari latihan, Dewa belum layak untuk dimainkan. Jadi dia berubah, dia mulai untuk lebih serius di latihan dan dia adalah pemain bagus. Satu hal adalah, dia hanya perlu lebih mengerti,” ujar Bojan Hodak.
“Di mantan klubnya, dia adalah kapten dan pemain terbaik, tapi ini adalah Persib, tidak mudah untuk bermain. Tidak mudah untuk bisa bermain di sini. Saya harap, dia bisa terus melanjutkan apa yang diperlihatkan hari ini. Saya tahu dia punya kualitas dan saya harap dia bisa melanjutkan ini,” bebernya.
“Hodak juga menyinggung keputusan yang jarang dilakukan pelatih pada laga besar tandang: memainkan pemain termuda di liga.
“Saya melupakan sesuatu, selain dia (Thom Haye) yang mencetak gol pertama dan Dewa yang bermain sebagai starter, saya juga memainkan Nazriel. Dia bermain selama beberapa menit dan dia tampil fantastis. Dia adalah pemain termuda di liga dan dia punya rasa percaya diri yang top. Meski belum berada di level yang terbaik, tapi saya dia melakukan pekerjaannya dengan baik hari ini,” kata pelatih berkepala plontos itu.
Tambahan tiga poin ini membuat Persib bertengger di peringkat ketiga kalasemeb sementara dengan koleksi 25 angka dari 11 laga.


Discussion about this post