BANDUNGFOOTBALL.COM –Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menceritakan pengalaman hidup para pemainnya yang hanya digaji 25 persen lantaran kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sejak Maret lalu akibat pandemi Covid-19.
Pelatih berpaspor Belanda itu tak menampik bahwa cukup banyak pemainnya yang harus berjuang pertahankan hidup dengan menjalankan bisnis sampingan di sela-sela agenda latihan mandiri.
Di sisi lain, berbisnis juga dilakukan supaya dapur rumah mereka tetap bisa mengebul di tengah situasi sulit seperti ini.
“Kami hidup dengan gaji 25 persen dan tidak banyak orang yang bisa bertahan,” ucap Robert dilansir dari Kompas, Rabu (25/11/2020).
Bahkan selain penggawa Persib, banyak pula pemain dari klub Liga 1 lainnya yang banting setir untuk menambah penghasilan di tengah situasi berat ini.
“Kalian bisa lihat ada cerita pemain menjadi penjaga bank, membuka usaha, atau ada juga yang sudah menjual barang-barangnya,” kata Robert.
Robert pun pasrah jika dunia sepak bola Tanah Air menjadi korban atas pandemi yang tak kunjung berkesudahan ini.
“Jadi, terlihat kami seolah menjadi korban meskipun tidak bersalah. Tidak banyak yang bisa dilakukan karena Covid,” kata eks pelatih PSM Makassar itu.
Pelatih yang menukangi Persib sejak musim lalu itu berharap PSSI segera memberikan kabar baik terkait jadwal kick off lanjutan Liga 1 2020 yang konon bakal dimulai kembali awal tahun depan.
“Jadi, kami menunggu kapan kompetisi bisa benar-benar bisa kembali berjalan agar kami bisa berlatih dan mulai bermain sepak bola lagi,” tandasnya.
BERITA TERKAIT
Ditanya Soal Tawaran Tim Lain, Begini Respons Bek Persib
Libur, Pemain Persib Ini Punya Hobi Baru di Kampung Halamannya
Persib Tidak Sreg Liga 1 2020 Lanjut dengan Format Turnamen


Discussion about this post