BANDUNGFOOTBALL.COM – Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku bersyukur dengan hasil yang didapatkan anak asuhnya saat meladeni Persib Bandung di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4/18).
Dia menilai, permainan Supardi dan kawan-kawan saat babak pertama membuat Sriwijaya FC sedikit harus bekerja keras untuk menahan gempuran yang datang. “Kita pun memberikan respect kepada Persib yang membuat kita lebih bekerja keras dibabak kedua,” tuturnya dalam jumpa pers seusai pertandingan, Minggu (1/4/18).
Menurut RD, pada awal babak pertama timnya terlalu banyak membuat kesalahan yang ia sebut tidak terlalu penting dan hasilnya satu gol masuk ke gawang ayng dijaga Teja Paku Alam.
“Kita tidak bermain lepas di babak pertama, memberi banyak ruang kepada Persib yang bermain 4-4-2 memberi bola-bola mudah kepada striker target mereka. Akhirnya kita tertekan, dan kita terlalu sering membuat pelanggaran tidak penting,” jelasnya.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, mantan pelatih Persija itu pun sedikit membuka kunci kesuksesaan Sriwiijaya FC dalam membalikan keadaan.
“Kita punya pemain2 fullback yang memamg kita instruksikan untuk menyisir dua sisi sayap, itu space untuk fullback. Dan marko punya stamina bagus. Taktikal hanya Esteban Viscarra, Dzalilov itu saja. Selebihnya motivasi saja,” kata RD.
Selain itu, pencetak salahs satu gol ke gawang I Made Wirawan, Marco Sandy mengaku bersyukur dengan hasil yang didapatkan dan mampu membuat winger Persib, Febri Hariyadi tidak dapat banyak bergerak. “Saya lihat dikoran bahwa saya tantang Febri, apakah dia lewat atau tidak. Dan hasilnya bersyukur,” tuntasnya.
BERITA TERKAIT :
Staf Pelatih Segera Lakukan Evaluasi Tim
Reaksi Soler Setelah Persib Telan Kekalahan Perdana
Persib Gagal Raih Hasil Positif di Palembang
PT LIB Jelaskan Alasan Pengunduran Penutupan Bursa Transfer
PSSI Pastikan Tidak Gunakan Wasit Asing di Liga 1 2018


Discussion about this post