BANDUNGFOOTBALL.COM – Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, bertekad menghapus tren negatif selama bermain di markas Bali United, Stadion I Wayan Dipta.
Hal itu diutarakannya jelang menjamu Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Bali pada Jumat (18/11/2019). Laga ini merupakan laga kandang bagi tim Pangeran Biru yang harus pindah lokasi lantaran tidak diizinkan menggelar pertandingan di Bandung.
Persib memang memiliki mitos sulit menang di Bali. Musim lalu, Supardi Nasir dan kawan-kawan juga menjamu Persebaya di Pulau Dewata dengan kekalahan 1-4.
Kala itu Persib tidak boleh menggelar laga di Bandung selepas kasus meninggalnya suporter Persija Jakarta, Harlingga Sirla.
Tak hanya itu, Persib juga belum pernah menang saat menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta sejak 2016.
Mengacu pada hal tersebut, Supardi ingin menghapus mitos sulit menang di Pulau Dewata Bali dan optimis mampu membungkam Persebaya Surabaya pada pekan ke-22 Liga 1 2019.
“Kita setidaknya punya pengalaman tahun kemarin. Kita pernah home base di sana. Itu dijadikan pelajaran tahun kemarin. Mungkin gairahnya tahun kemarin seperti tidak bermain di kandang ya kita harus perbaiki dari hasil tahun kemarin yang tidak bagus. Setidaknya kita punya pelajaran bagaimana ketika main di Bali,” tutur Supardi di Bandung, Sabtu (12/11/2019).
Di sisi lain, Supardi berharap para Bobotoh tetap memadati stadion meski laga berlangsung di luar Pulau Jawa. Sebab menurut sang kapten, peran suporter sangat vital guna membangkitkan daya gedor para pemainnya.
“Dijadikan pelajaran dari tahun kemarin, jangan terulang. Mungkin yang perlu kita pompa itu semangatnya, karena bermain di luar kita bicara mental pemain harus sia,” ucap Supardi.
“Karena tidak sama seperti bermain di Bandung walaupun ada penonton. Tetapi kita berharap bobotoh datang, memenuhi stadion. Karena itu senjata untuk kita,” harapnya.
BERITA TERKAIT:
Persib Gagal Menjamu Persebaya di Bandung, Ini Alasannya
3 Laga Persib Terancam Pindah Lokasi, Begini Penjelasan Robert
Ardi Idrus Singgung Duel Persib Kontra Arema Digelar Desember


Discussion about this post