BANDUNGFOOTBALL.COM – Borneo FC kembali harus terusir dari kandangnya Stadion Segiri, Samarinda kala kedatangan tamu pemuncak klasemen Liga 1 sementara, Persib Bandung.
Sebelumnya tim berjuluk Pesut Etam ini harus memainkan laga melawan Persija Jakarta di Stadion Aji Imbut, Tenggarong. Berstatus sebagai tuan rumah, Borneo FC malah takluk 0-1 didepan publiknya sendiri dari Macan Kemayoran.
Borneo FC memiliki asa untuk menjamu Maung Bandung di Stadion Utama Palaran, Samarinda. Stadion kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur ini dinyatakan tidak menunjang secara pencahayaan untuk menggelar pertandingan live, pihak official broadcaster dan operator liga memiliki regulasi yang mengatur pencahayaan lampu stadion yaitu minimal 800 lux untuk menggelar pertandingan langsung pada malam hari.
Vice Chief Marketing Officer Borneo FC Reza Katamsi menuturkan, pihaknya telah mengukur pencahayaan di Stadion Utama Palaran, dan hasilnya cukup menyedihkan.
“Banyak lampu yang tidak berfungsi dengan normal. Jadi hanya mampu terang hingga 585 lux. Pengecekan lux stadion kami sudah paham caranya. Hasilnya di Palaran memang hanya 585 lux. Masih banyak kurangnya,” ucap Reza, dilansir dari laman resmi klub.
Borneo FC terpaksa memilih Stadion Batakan di Kota Balikpapan sebagai pengganti Stadion Aji Imbut di Tenggarong, karena pada saat bersamaan, Mitra Kukar akan berhadapan dengan Persipura Jayapura.
“Komitmen PT LIB minimal 800 lux. Kalau main live di bawah itu pasti ditolak. Kecuali tidak disiarkan atau bermain sore boleh. Tentu kami tetap bisa bermain di Stadion Segiri,”
“Sesuai regulasi tidak boleh menggelar dua pertandingan di stadion yang sama. Jadi kami pilih Stadion Batakan yang sejauh ini memenuhi standar dari PT LIB,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Bow is Back, Febri Hariyadi Siap Tampil Lawan Borneo FC
Persib U16 Siap Tarung di Partai Pembuka Liga 1 Elite Pro Academy U-16
Kedalaman Skuad Merata, Mario Gomez Sudah Tentukan Pengganti Mali
Mali Ungkapkan Alasannya Lebih Pilih Absen Lawan Borneo FC


Discussion about this post