BANDUNGFOOTBALL.COM – Persib Bandung telah menyetujui untuk menggelar pertandingan di Pulau Dewata. Tim Maung Bandung harus menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-22 Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Bali pada 18 Oktober 2019.
Semula, duel Persib kontra Persebaya bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Karena masalah kemanan alias izin pertandingan, laga ini pun harus pindah lokasi.
Namun perubahan venue tersebut membuat salah seorang pemain Persib, Ardi Idrus, merasa sedikit keberatan dengan keputusan pemindahan markas pertandingan.
Menurut Ardi, laga kandang idealnya tetap di Bandung. Apalagi Persib memiliki tren negatif selama bermain di Stadion I Wayan Dipta, Bali.
“Sebagai pemain, saya merasa kecewa karena enggak bisa main di Bandung. Seharusnya itu kita ditunda dulu atau gimana. Karena itu kita sangat penting, kita butuh poin di situ. Karena punya catatan main di Bali sebelumnya kita tahu sendiri tanpa kemenangan di sana. Tapi mudah-mudahan kita bisa raih poin di sana,” ucap Ardi Idrus di Bandung, Sabtu (12/10/2019).
Kendati kecewa, Ardi tetap fokus menatap bigmatch lawan Persebaya. Pemain kelahiran Ternate itu berhasrat raih poin penuh di sisa laga musim ini.
Terlebih, Ardi Idrus ingin membawa Persib menanjak ke peringkat klasemen yang lebih baik. Sejauh ini tim besutan Robert Rene Alberts bertahan di posisi 11 dengan raihan 24 poin.
“Saya sebagai pemain tidak bisa bicara lagi. Saya sendiri fokus saja mau main dimana pun. Tapi kmbali dari diri saya sendiri itu sedikit kecewa karena enggak bisa main di kandang,” kata pemain beenomor punggu 3 tersebut.
“Karena kita butuh poin. Karena Persib poinnya pun sama yang di bawah beda tipis. Apabila kita kehilangan poin, itu sangat tidak bagus. Tetapi saya sebagai pemain saya tetap fokus saja karena itu sudah diatur manajemen,” tandasnya.
BERITA TERKAIT:
Persib Gagal Menjamu Persebaya di Bandung, Ini Alasannya
Supardi Bertekad Hapus Mitos Sulit Menang di Bali
Ardi Idrus Singgung Duel Persib Kontra Arema Digelar Desember


Discussion about this post