• PASANG IKLAN
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
Bandungfootball.com ||
Selasa, 5 Mei 2026
  • BERANDA
  • PERSIB
  • PERSIB PUTRI
  • BANDUNG UNITED
  • INDONESIA FOOTBALL
  • HALIK KU AING
  • MIPIR GAWIR
  • MOJANG FOOTBALL
  • BERANDA
  • PERSIB
  • PERSIB PUTRI
  • BANDUNG UNITED
  • INDONESIA FOOTBALL
  • HALIK KU AING
  • MIPIR GAWIR
  • MOJANG FOOTBALL
No Result
View All Result
Bandungfootball.com ||
No Result
View All Result
Home Halik Ku Aing

Lord Atep Mengajarkan Kita Arti Episode Kehidupan

0
Lord Atep Mengajarkan Kita Arti Episode Kehidupan
0
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak cara untuk memaknai hidup serta mengambil pelajaran dari sesuatu. Saya pribadi, memilih untuk menganggap Lord Atep sebagai sesuatu yang bisa kita ambil pelajaran dari sosoknya.

Lord Atep musim 2018 tampil sangat minim, jangankan sebagai starter, Mario Gomez bahkan sering tidak membawanya ke daftar susunan pemain. Mario Gomez seakan tidak peduli siapa dan apa jasa Lord Atep kepada Persib selama ini. Pelajaran pertama : untuk mendapatkan sesuatu, kita harus berjuang, tanpa jeda, tak peduli siapa kita dulu, karena yang terpenting adalah berjuang di masa sekarang.

Tidak sedikit bobotoh yang meragukan kemampuan Lord Atep yang sudah menurun, masa keemasannya sudah habis, katanya. Bahkan Lord Atep dianggap sebagai benalu, pemain tua yang hanya bergaji buta, layak dimasukan ke keranjang sampah bersama pemain-pemain tidak produktif lainnya. Pelajaran kedua : dalam hidup memang selalu banyak tekanan, cacian, dan makian, namun kita tidak boleh menyerah.

Mario Gomez memang pelatih yang objektif, beliau detil dalam menilai segala kemampuan dan perkembangan pemainnya. Lord Atep terus berjuang membuktikan bahwa dirinya layak untuk kembali mengisi pos sayap kanan Persib Bandung, bersaing dengan pemain lain yang berusia jauh lebih muda dari dirinya. Butuh waktu, namun pelajaran ketiganya adalah : hidup terkadang menuntut kita memberikan pembuktian.

Orang bilang kalau kita sudah berjuang, maka kita tinggal menunggu waktu untuk berhasil. Tapi untuk Lord Atep, dia sendiri yang memutuskan kapan waktu itu datang, sesuai kehendaknya, karena bagi Lord Atep, perjuangan adalah makanan sehari-hari. Laga pertama Piala Indonesia 2018 melawan PSKC Cimahi menjadi bukti Lord Atep mengatur waktu untuk menciptakan momentum. Sempat tertinggal, Persib akhirnya membalikkan keadaan lewat gol Lord Atep, dengan cara yang indah pula. Hal tersebut menjadi momentum titik balik para bobotoh untuk kembali melirik Lord Atep. Pelajaran keempat : kita berhak penuh mengatur atas segala keputusan yang kita pilih, kita pun berhak atas segala waktu yang kita miliki, tak peduli orang berkata apa, titik balik dalam hidup murni kita yang rancang.

Hingga akhirnya, laga melawan Arema (13/9) di lanjutan Liga 1 menjadi panggung yang Lord Atep pilih untuk menjadi pemeran utama di depan puluhan ribu bobotoh. “Inilah saatnya!”, kata Lord Atep dalam hati. Lord Atep masuk pada akhir babak pertama dan tidak butuh waktu lama, sentuhan pertamanya langsung berbuah gol. Gol sentuhan pertama kepada gawang Arema yang terasa de javu, karena dia pernah melakukannya di babak perpanjangan waktu semi final Liga Super Indonesia 2014 lalu. Lord Atep mencetak gol kapanpun dia mau, dan bukan Lord Atep yang menghampiri bola, tapi bola yang menghampiri Lord Atep untuk kemudian jadi gol.

Lord Atep berlari ke tribun setela mencetak gol, selebrasi sambil mencium lambang Persib. Pelajaran kelima : mengenai loyalitas juga dedikasi, bukan apa yang sudah Persib berikan pada Lord Atep, tapi apa saja yang Lord Atep bisa berikan pada Persib selagi dia bisa berlari. Tak peduli seberapa dia dicaci juga diragukan, nilai-nilai loyalitas memang sudah terpatri dalam diri Lord Atep.

Lord Atep menunjukkan kualitas dirinya dengan cara elegan. Lord Atep telah membungkam semua yang meragukannya tanpa menjatuhkan siapapun. Lord Atep hadir di saat yang tepat untuk memberikan harapan di tengah minimnya kedalaman skuad Persib untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Tapi pelajaran berikutnya adalah : jangan berharap banyak pada manusia.

Recky Rusmawijaya (24)

Penulis hanya seorang bobotoh biasa yang jati diri ke-bobotoh-annya terkebiri oleh realita hidup kepegawaian.

Tulisan ini merupakan hasil kiriman penulis lewat rubrik ‘Halik Ku Aing’. Isi dan opini tulisan merupakan tanggung jawab penuh penulis.

Ingin menulis diBANDUNGFOOTBALL.COM, Kirim ke redaksi@bandungfootball.com,
1. Panjang tulisan adalah 250-500 kata, membahas apapun yang berkaitan dengan “PERSIB” dan “SEPAKBOLA”. Dilarang berbau SARA dan menggunakan kata kasar.
2. Lengkapi tulisanmu dengan biodata singkat dan username akun instagrammu di bawah tulisan.
3. Tulisan yang disubmit belum pernah dipublish di media apapun (blog, website, forum, dsb).
4. Tambahkan alamat lengkap dan nomor HP (tidak akan dipublikasikan).

Discussion about this post

POPULER

  • Bojan Hodak Buka Kartu Soal Kondisi Terkini Layvin Kurzawa, Siap Tempur Lawan PSIM?

    Bojan Hodak Buka Kartu Soal Kondisi Terkini Layvin Kurzawa, Siap Tempur Lawan PSIM?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tactical-Template: 29 Pemain Mendapat Menit Bermain di Era Mario Gomez, Starting Eleven Seakan Tak Tergantikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluruskan Polemik “Back” vs “Black”: Marc Klok Tegaskan Integritas dan Tuntut Permintaan Maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat! Berikut Jadwal Lengkap Persib di Super League 2025/2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FIFA Siapkan Rp6 Triliun untuk Klub yang Lepas Pemain ke Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Bandungfootball.com ||

© 2017 Bandungfootball.com

Navigate Site

  • Terms & Conditions
  • Privacy Police

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERSIB
  • PERSIB PUTRI
  • BANDUNG UNITED
  • INDONESIA FOOTBALL
  • HALIK KU AING
  • MIPIR GAWIR
  • MOJANG FOOTBALL

© 2017 Bandungfootball.com