BANDUNGFOOTBALL.COM – Kompetisi Liga 2 2019 baru saja bergulir, namun sudah mendapatkan keluhan dari pelatih dan pemain terkait bola yang digunakan dalam kompetisi, termasuk dari pelatih Persib B, Liestiadi.
Sebelumnya klub Liga 2 mendapatkan bola resmi Mitre untuk berlatih. Tetapi pada pertandingan dimulai bola digantikan dengan bola merk Specs.
Pada laga antara PSCS Cilacap melawan Persib B (Blitar United) di Stadion Wijayakusumah, Minggu 23/6/2019) lalu yang berakhir 3-0 bagi kemenangan PSCS Cilacap, Liestiadi mengaku kaget dengan bola yang digunakan berbeda dengan saat pemanasan.
Lebih lanjut, Liestiadi mengatakan klub harus mengikuti aturan dengan latihan menggunakan bola Mitre, tetapi saat main harus pakai Specs. Otomatis adaptasi sentuhan bola, berat ringan bola, bergulirnya bola, sangat berbeda.
“Sebenarnya ini lucu, hal yang aneh. Kalau misal tanding dengan Specs, kita latihan harus pakai Specs. Nah ini, latihan pakai Mitre, main pakai Specs. Baru kali ini selama karier saya melatih, warming up pakai Mitre, bertanding pakai merk lain,” keluh Liestiadi dilansir goal.com.
“Sekitar 10 menit saat warming up, kami maupun PSCS meminjam bola dari panpel, karena merk berbeda. Ini sebenarnya persoalan kecil, tetapi juga penting karena menyangkut adaptasi dengan bola saat pertandingan. Saya berharap federasi maupun operator bisa memperhatikan persoalan ini dan jangan terulang lagi,” lanjutnya.
Senada dengan itu, gelandang bertahan Persib B (Blitar United), M. Iqbal, mengakui kesulitan untuk mengontrol bola yang baru digunakan untuk kompetisi. Menurutnya, sebaiknya operator memberikan waktu bagi para pemain untuk adaptasi dengan bola baru dari sponsor tersebut.
“Tentunya sangat berbeda, bola ini (Specs) agak ringan dan agak keras. Jadi di kaki kami sangat berbeda, pemain juga butuh adaptasi lagi. Baru ini diberi bola Specs jelang bertanding,” ungkap Iqbal.


Discussion about this post